Pemkab Tubaba Programkan Pemberian Beasiswa Hingga Insentif

11

Radartuba.com, TULANGBAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Sekretariat Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), memprogramkan pemberian Beasiswa hingga Insentif untuk masyarakat dengan persyaratan atau kriteria tertentu.

 

Kepala Bagian Kesra Tubaba, Nurkholis Majid mengatakan, program tersebut merupakan rencana kerja bagian Kesra Tubaba yang akan diusulkan pada tahun anggaran 2022.

“Kita telah mempersiapkan program yang akan dijalankan pada tahun 2022 sejak sekarang. Diantara program yang disusun, terdapat program Beasiswa perguruan tinggi kepada masyarakat dengan ketentuan penghafal Al-Qur’an atau memiliki prestasi khususnya di bidang keagamaan, yang mana untuk persyaratan atau mekanisme lebih lanjut akan dibahas kembali,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, kita juga memprogramkan Haflah Tahfidzil Quran, yaitu pemberian Insentif dan pembinaan kepada para penghafal Qur’an yang berprestasi, agar kedepan dapat menjadi Kader-kader Kafilah dari Tubaba.

“Dalam pemberian Insentif, kita juga telah merencanakan untuk dapat memberikan kepada para Marbod (Pengurus Kebersihan Masjid) dan Mudin (Pengurus Jenazah) di Masjid-masjid Tubaba, sebagai bentuk perhatian dan apresiasi Pemerintah terhadap mereka yang telah memiliki dedikasi tinggi terhadap Masjid-masjid,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kompak !!!!Tidak Hanya Produksi, Harga Juga Ikut Turun

Menurutnya, dari program-program yang disusun, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai rencana kegiatan pada tahun mendatang selain daripada program Beasiswa dan Insentif tersebut, diantaranya program pelatihan imam di 100 Masjid, lomba Khatib, dan lomba UKS.

“Kemudian, ada pula Safari Ramadhan di 10 Masjid, Pengajian ibu PKK dan Doa Bersama dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Tubaba, lomba Dai anak, Hadroh, Qosidah, MTQ, Pembentukan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), pemberian Hibah lembaga keagamaan, dan Hibah Rumah Ibadah,” tuturnya.

Kata dia, Pengelolaan Destinasi wisata religi juga akan diupayakan, yakni berupa pemberdayaan berbagai tempat religius seperti Makam para tokoh-tokoh yang ada di Tubaba, sehingga nantinya dapat dikunjungi para wisatawan untuk berziarah.

“Tentunya program rencana kerja tersebut masih Tentatif, karena kembali melihat situasi dan kondisi yang ada. Namun, kita berharap agar perencanaan itu dapat berjalan lancar,” pungkasnya. (**)