Agar Merujuk Al-Qur’an dan Al-Hadits, Pemkab Tubaba Beri Pelatihan Khatib

83

Radartuba.com, TUBABA – Seorang khatib merupakan sosok yang menjadi panutan di lingkungan masyarakat, seorang khatib harus bisa memberi nasihat yang benar, peringatan dengan cara yang baik, serta penyampaian ajaran tentang Agama Islam dengan dasar keilmuan yang benar berlandaskan Al-Qur’an dan Al-Hadits.  Tak hanya itu, dalam kesehariannya seorang khatib haruslah ber-akhlakul karimah (berkepribadian luhur), mengingat jama’ahnya (masyarakat) akan menilai segala perkataan, perbuatan, sikap dan kepribadiannya.

Berkaitan dengan itu, Pemkab Tulang Bawang Barat (Tubaba) pun terus meningkatkan perannya dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas Khatib, Da’i atau Mubaligh di daerah setempat. Salah satunya melalui Kegiatan Pelatihan dan Peningkatan Kualitas Khatib Masjid se-Tubaba, yang berlangsung di Sessat Agung Bumi Gayow Ragem Sai Mangi Wawai, Komplek Islamik Center Tubaba, Rabu (7/4).

“Kegiatan ini adalah ajang pelatihan, pembinaan dan peningkatan generasi muda Islam dan para khatib masjid, demi  meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya menjadi Khatib, Da’i atau Mubaligh,”ungkap H. Nurkolis Majid, S.IP, MM, Ketua Panitia Kegiatan Pelatihan dan Peningkatan Kualitas Khatib Masjid se-Tubaba dalam sambutannya.

Menurutnya, sebagai generasi penerus perjuangan dalam mendakwahkan dan menegakkan Syariat Islam, generasi muda Islam juga perlu dibekali dengan pemahaman keumatan dan komitmen kebangsaan yang tinggi guna memperkokoh silaturahim dan ukhuwah, serta memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita berharap, pembinaan dengan dasar keilmuan yang benar berlandaskan Al-Qur’an dan Al-Hadits ini tidak hanya menjadikan seorang khatib, da’i atau mubaligh semakin profesional, namun dapat meningkatan program pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan dan penangkalan paham radikal di tengah Masyarakat Islam Indonesia yang majemuk,”tandasnya yang juga selaku Kabag Kesra Setdakab Tubaba.

BACA JUGA:  Lestarikan Menu Masakan Daerah, Pemkab Datangkan Narasumber dari Meranjat-Sumsel

Wakil Bupati Tuba Fauzi Hasan, SE, MM mengapresiasi kegiatan itu. Menurutnya, pelatihan ini sangat bermanfaat dan penting, sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas serta kualitas seorang khatib. Sebab menurutnya, dibutuhkan kreativitas dan skill yang cukup bagi seorang khatib dalam menghadapi tuntutan zaman dengan problem masyarakat yang semakin kompleks.

“Khatib bukanlah sekadar petugas khutbah, namun pembimbing umat dengan memberikan tausiyah, mencari solusi terhadap permasalahan umat sesuai dengan ajaran Islam tertuang dalam Al Quran dan Hadist. Untuk itu, saya mengapresiasi kegiatan ini, sekaligus berharap kegiatan ini berjalan dengan baik dan tujuannya dapat tercapai,”singkatnya.

Selain Wakil Bupati Fauzi Hasan, hadir dalam kegiatan itu Ketua MPP IK-DMI Pusat KH. Hamdan Rasyid, Ketua MPW IK-DMI Lampung H. Ahmad Dimyathi, Lc, MA, Kepala Kemenag Tubaba Drs. H. M Isa, MM, Kapolres Tubaba AKBP. Hadi Saepul Rahman, S.IK, Ketua MUI Tubaba KH. Muhyidin Pardi, dan para peserta yang merupakan para khatib yang bertugas di masjid dengan usia 20-45 tahun.

Dalam Pelatihan dan Peningkatan Kualitas Khatib Masjid ini, para peserta dituntut untuk membuat Naskah Khutbah Jum’at yang akan di seleksi dan dinilai. Naskah terbaik akan diberikan reward oleh Pemerintah Daerah. Selain pelatihan, dalam kesempatan itu dilaksanakan pula Pelantikan MPD Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia (MPD IK-DMI) Kabupaten Tubaba, yang merupakan Organisasi Kemasyarakatan Islam yang berperan dalam pembinaan pra Khatib melalui pelatihan, kajian ilmiah dan metode lainnya sebagai upaya mewujudkan Islam yang wasathiyah.(ded)