IPM Rendah, Bappelitbanda Mesuji Gagas FGD

121

Radartuba.com, MESUJI – Analisis Kondisi daerah dan isu strategis untuk pembangunan kedepan, Badan perencanaan penelitian dan  Pembangunan daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Mesuji gagas Focus Group Discussions (FGD) untuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diwilayah setempat.

Acara FGD tersebut dipusatkan di Aula rapat  Bappelitbangda, dibuka oleh Asisten II Bidang perekonomian pembangunan dan kesejahteraan rakyat  Pemkab Mesuji, Beddi, SH., MH dan Bapelitbangda menghadirkan Narasumber dari akademisi Unila Dr.Teguh Endaryanto, SP., M.Si dan Kepala BPS Kabupaten Mesuji Zulkifli, S.ST., MM beserta dan dihadiri OPD Terkait, Senin (5/4).

Kepala Bappelitbangda Mesuji, Abu Rosid Istomomi, S.SI., M.SI mengatakan, dalam acara tersebut diskusi difokuskan pada indikator indeks yang perlu dilakukan menyangkut inovasi atau percepatan dalam rangka peningkatan nilai IPM diwilayah kabupaten setempat.

“Ada tiga indikator atau indeks yang dibahas dalam FGD  tersebut yaitu Pertama indikator kesehatan, Kedua indikator pendidikan, Ketiga indikator pengeluaran,” jelas Abu Rosid usai FGD dilaksanakan kepada Radar Tuba, Selasa (6/4).

Dari hasil kegiatan FGD tersebut ketiga indikator yang dibahas maka prioritas yang perlu ditingkatkan adalah dari indeks pendidikan.”Kita berharap FGD yang kita laksanakan dapat  memotivasi OPD-OPD terkait dan menghasilkan program dan kegiatan yang dapat meningkatkan indeks Pembangunan yang lebih baik lagi di Mesuji ini,”imbuhnya.

BACA JUGA:  Petani di Mesuji Timur Kesulitan Mendapatkan Pupuk Subsidi

Sementara itu saat dihubungi terpisah Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Beddi mengatakan IPM Kabupaten Mesuji terendah dari 15 Kabupaten Kota yang ada di provinsi Lampung.

“IPM Kabupaten Mesuji diangka 63,63 dan terendah di Lampung,ini menjadi tugas kita bersama kedepan dan dengan FGD yang dilakukan diharapkan IPM kita bisa meningkat,” harapnya.

Diketahui Monitoring terhadap hasil-hasil pembangunan mutlak diperlukan untuk melihat sejauh mana pembangunan yang telah dilaksanakan dan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat, sehingga program-program pembangunan berikutnya dapat lebih optimal. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang diselenggarakan oleh BPS merupakan salah satu sumber informasi untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat diwilayahnya masing-masing.(mis)