Ada Keluhan Pelayanan Publik, Lapor ke Ombudsman!!

26

Radartuba.com, TUBABA – Ombudsman RI Perwakilan Lampung siap menjembatani keresahan dan pengaduan masyarakat. Ombudsman sebagai lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk melaporkan segala bentuk aduan mengenai barang milik publik, jasa milik publik, maupun pelayanan publik.

Demikian diungkapkan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rahman Yusuf, S.Sos saat mengunjungi Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dalam rangka Koordinasi Pelaksanaan Program ‘Ombudsman Masuk Desa’, Selasa (6/4).

“Pengaduan masyarakat sebetulnya merupakan masukan yang berharga. Ombudsman dalam hal ini siap menjembatani itu, walaupun mungkin dalam penyelesaian masalahnya Ombudsman tidak bisa mengintervensi keputusan yang akan diambil oleh lembaga yang bersangkutan,”ungkapnya.

Namun dalam hal ini, lanjutnya, komitmen Kepala Daerah menjadi sangat penting, karena segala bentuk informasi dan aduan dari masyarakat harus terdistribusi ke dinas terkait.”Dan yang lebih penting adalah memastikan Kepala OPD dan jajarannya merespon dengan cepat apa yang menjadi keluhan masyarakat,”ulasnya.

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik menurutnya menjadi sangat krusial, sebab hal ini dapat menunjukkan tingkat kepercayaan kepada pemimpin daerah yang sedang saat ini sedang menjabat.”Ketika masyarakat puas, tidak mustahil akan dipilih kembali oleh masyarakat,”tandasnya.

Dalam konteks pelayanan publik, Nur Rahman Yusuf menegaskan bahwa regulasi dan tata cara pelaporan dan penyelesaian masalah harus disosialisasikan, sehingga pemahaman masyarakat meningkat. Standar pelayanan harus ada kepastian agar masyarakat tidak bingung dan menimbulkan banyak pertanyaan.

BACA JUGA:  Diskusi Buras BEW Tandai Launching Warta Kopi PWI

“Selama ini, proses standar pelayanan masyarakat tidak jelas, tidak terukur dan yang lebih bahaya lagi, tidak terpublikasikan dengan baik. Sebenarnya, Pemda cukup hanya dengan memiliki keinginan yang kuat saja, itu sudah sangat cukup. Nantinya Ombudsman akan memberi masukan mengenai instrumen apa yang dibutuhkan dalam rangka pengumpulan dan penyelesaian aduan masyarakat ini,”tukasnya.

Sementara itu, Bupati Umar Ahmad mengharapkan sinergi antara Ombudsman dengan Pemkab Tubaba dapat terus berjalan, sehingga Ombudsman dapat menemani perjalanan Tulang Bawang Barat menuju Tubaba.”Perjalanan menuju Tubaba masih panjang, oleh karenanya kita butuh teman untuk menuju kesana, termasuk Ombudsman,”kata Bupati.

Umar pun berharap proses-proses penyelesaian masalah yang dirangkum oleh Ombudsman dapat diselesaikan tanpa harus melalui jalur hukum. Karena menurutnya ada beberapa masalah yang sebetulnya bisa selesai di tingkatan konsultasi saja.

“Beberapa masyarakat ada juga yang menemui kesulitan tetapi sebenarnya hanya karena ketidaktahuannya mengenai birokrasi. Atau terkadang masyarakat salah sasaran, misalnya laporan kepada instansi vertikal seperti listrik yang seharusnya ke PLN malah masuk ke kita,”imbuhnya.

Kedatangan rombongan Ombudsman diterima langsung oleh Bupati Tubaba di Uluan Nughik-  Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah sekitar pukul 10.00 WIB. Selain mengenalkan Ombudsman kepada masyarakat, Ombudsman juga melakukan sosialisasi pelayanan publik, peningkatan kapasitas aparatur tiyuh dan membuka ruang konsultasi bagi masyarakat.(*/ded)