Disdukcapil Tubaba Main “Klenik”???

19

Radartuba.com, TUBABA – Berbagai inovasi pelayanan yang telah diluncurkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tak lantas membuat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini puas. Bahkan kali ini, mereka menggunakan “KLENIK” untuk semakin memantapkan jalannya pelayanan agar berjalan lancar.

Klenik (di dalam bahasa Jawa) adalah sesuatu yang tersembunyi atau hal yang dirahasiakan untuk umum. Klenik identik dengan hal-hal mistis yang cenderung berkonotasi negatif (sumber: wikipedia). Sebagian orang menempatkan klenik sebagai sebuah aktivitas perdukunan. Klenik juga dikaitkan dengan banyak hal yang tidak dapat dicerna dengan akal namun dipercaya oleh banyak orang.

Eeiiittzzzz,,,,,sabar dulu…KLENIK yang digunakan oleh Disdukcapil Tubaba bukan seperti itu. Tapi, KLENIK adalah sebuah terobosan baru dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.”KLENIK itu akronim dari  Kerjasama Layanan Elektronik Update Data NIK,”ungkap Drs. Ahmad Hariyanto, MM, Kepala Disdukcapil Tubaba, Rabu (3/3) pagi.

Ide cemerlang tersebut, kata dia, didapatkannya ketika terjadi pemadaman lampu akibat hujan lebat yang terjadi semalam.”Karena totally blackout semalaman alias mati lampu di Tubaba. Maka saya dapat ide memberikan nama KLENIK pada inovasi pelayanan Disdukcapil,”selorohnya.

Menurutnya, KLENIK diluncurkan untuk memfasilitasi masyarakat peserta BPJS Kesehatan yang terkendala dengan NIK tidak online.”Mekanismenya cukup petugas BPJS melaporkan data NIK yang tidak Online ke Disdukcapil melalui Google Form. Selanjutnya, Disdukcapil memproses pengajuan updating ke tim DWH Dirjen Dukcapil, data NIK akan online paling lama 1 x 24 jam, sebuah kerja kolaborasi antara Dukcapil Tubaba dan BPJS untuk membahagiakan masyarakat,”terangnya.

BACA JUGA:  Ekonomi Kreatif Mandiri Kampung Aji Permai Talang Buah

Dia menuturkan, munculnya  program tersebut bermula ketika pihak BPJS Cabang Kota Metro menyambangi Kantor Disdukcapil Tubaba dan menyampaikan beberapa kendala data para peserta BPJS.”Kemarin siang hari Selasa (2/3) kedatangan Kepala Kantor BPJS Tubaba dan perwakilan BPJS Kantor Cabang Metro menyampaikan kendala terkait banyaknya data peserta BPJS yang tidak online NIKnya,”ulasnya.

Dengan kendala tersebut, lanjutnya, maka kesulitan bagi masyarakat untuk melakukan updating NIK dengan harus datang ke Kantor Disdukcapil atau tidak mampu menggunakan layanan Online sendiri.”Maka permasalahan ini langsung kita respon dan kita lemparkan kepada tim agile/tim kreatif Disdukcapil Tubaba. Alhamdulillah sistem pelaporan dari BPJS ke Disdukcapil dalam kurun waktu 2 jam bisa terbentuk melalui google form yang hanya bisa diakses oleh petugas BPJS yang telah terverifikasi oleh Disdukcapil Tubaba,”beber Hariyanto.

Dalam hal ini, pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh kepalo tiyuh yang telah membantu mensukseskan program tersebut.”Konsep sederhana untuk mengatasi permasalahan yang selama ini menjadi kendala peserta BPJS. Terima kasih dan penghargaan kepada para kepalo tiyuh yang telah membantu melakukan penelusuran NIK warganya yang menjadi peserta BPJS sehingga kerja kolaborasi menjadi lebih sempurna,”pungkasnya. (ded)