9 Peserta Bersaing Dalam Seleksi Pimpinan Baznas Tubaba, Nurkholis : 4 Orang Pengurus Lama

31

Radartuba.com, TUBABA-Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) membuka seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kabupaten setempat periode 2021-2026. Hal ini menyusul telah berakhirnya masa jabatan kepengurusan periode 2015-2020. Proses seleksi telah berlangsung sejak Januari lalu, dan kini sudah memasuki tahapan akhir seleksi.

Berdasarkan informasi dari Kepala Bagian Kesra Setdakab Tubaba ada 9 (sembilan) peserta yang mendaftarkan diri hingga pendaftaran ditutup pada 26 Februari lalu. Empat peserta merupakan pimpinan lama, yakni Hi. Purwanto, Susilo Aris Nugroho, Hi. Supriyanto Hadi, dan Ustadz Nurhadi. Sementara 5 (lima) peserta lainnya yakni Saelan, Tadwin Yuzar, Seger Eriyanto, Nur Muhammad, dan Jumantoro Suprayitno.

Seluruh peserta tersebut sudah melewati seleksi administrasi yang digelar oleh Tim Seleksi (timsel) Pimpinan Baznas Tubaba. Selanjutnya, pada Sabtu 6 Maret 2021 akan dilaksanakan Tes Tertulis dan Wawancara. Hasil akhir dari seluruh tahapan seleksi akan diumumkan pada tanggal 11 Maret 2021. Timsel itu sendiri terdiri dari sejumlah unsur, yakni dari unsur Pemkab Tubaba, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ulama yang profesional dibidangnya

BACA JUGA:  Puncak HPN 2021 Jakarta, Bupati Umar Ahmad dan PWI Tubaba Hadir Secara Virtual

“Seleksi dilakukan dengan ketat sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ada. Dan dari seluruh tahapan seleksi yang digelar tersebut, hasil akhir nanti hanya 5 peserta yang akan dipilih untuk mengisi lima jabatan Pimpinan Baznas Tubaba,”ungkap Nurkholis Majid, S.IP, MM, Kepala Bagian Kesra Setdakab Tubaba saat ditemui Radar Tuba di ruang kerjanya, Kamis (4/3) siang.

Kelima pimpinan terpilih tersebut, lanjutnya, akan mengisi posisi ketua dan 4 (empat) posisi wakil ketua yang pembagian tugasnya  akan dilakukan secara musyawarah dipimpin oleh Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesra, dan disaksikan oleh Pemkab dan Kementerian Agama Kabupaten Tubaba.”Hasilnya nanti akan dilaporkan kepada bupati dengan pertimbangan Baznas dan setelah itu di SK-kan oleh bupati. Tugas awal para pimpinan tersebut tentu menyusun program kerja yang akan dilaksanakan selama periode kepengurusan mereka,”pungkasnya. (ded)