Bergerak Cepat, BPBD Mesuji Analisis Sebut Ada 6 Desa di Way Serdang Rawan Puting Beliung

64
Tim Reaksi cepat (TRX) BPBD Kabupaten Mesuji sedang cek dan menghitung kerugain warga yang terdampak angin puting beliung, Minggu (28/2). Foto Misdi

Radartuba.com, MESUJI-Melihat kejadian Angin Puting Beliung yang kerap terjadi di wilayah Kecamatan Way Serdang Badan Penanggulangan Bencanana Daerah (BPBD) Kabupaten Mesuji bergerak cepat dan membuat analisis daerah yang rawan  bencana angin Puting Beliung.Analisis BPBD tersebut setidaknya ada  6 desa yang rawan bencana angin Puting Beliung di Wilayah Kecamatan setempat  .

“Menurut analisis kita, sebelum kita tuangkan dalam peta rawan bencana ada lima desa yang rawan angin puting Beliung yaitu Desa Buko Poso. Desa pancawarna.Desa labuhan baru.Desa Labuhan Batin.Desa Hadi mulyo, dan desa Gedung Sri Mulyo,” jelas Kepala BPBD Sunaedi SE, Senin (1/3).

Sementara desa yang lain pernah terjadi tetapi  tidak sesering 6 desa itu. Dia meghimbau kepada Warga masyarakat, jika mau mendirikan bangunan baru supaya konstruksi bangunan nya betul-betul  sesuai dengan  standar tehnik bangunan.

“Saya mengimbau hindari dan jangan  terlalu dekat dengan  pohon yang besar dan  tinggi, serta jauh dari aliran-aliran listrik yg bertegangan tinggi,” imbaunya.

BACA JUGA:  Winarti Raih Penghargaan Pada Acara Malam Inagurasi IVL Season 6

Terkait angin kencang yang disertai hujan deras yang terjadi minggu sekira pukul 15.00 Wib dan merusak puluhan bangunan rumah milik warga pihaknya belum bisa memprediksi kerugian yang dialami warga, pasalnya sampai  senin siang anggotanya sedang berada di lapangan untuk menghitung berapa bangunan rumah warga dan rusak termasuk fasilitas umum.

“Sampai siang ini anggota Tim reaksi cepat (Trc) dari BPBD masih dilapangan untuk mengecek dan menghitung kerugian yang dialami warga di 4 desa di wilayah Way Serdang,”imbuhnya.

Diketahui Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi  minggu (28/2) sekira pukul 15.00 Wib terjang puluhan rumah di kecamatan Wayserdang akibatnya puluhan rumah mengalami kerusakan  dibagian atap  akibat angin yang di sertai hujan deras tersebut.

“Bener  mas atap rumah saya juga rusak kerana kena angin kenncang  disertai hujan tadi, dan saat ini sedang kita perbaiki  dibantu tetangga,”ujar Suroto(50) warga desa Labuhan Baru kecamatanan Wayserdang.(mis)