DD Tahap I Mulai Ditransfer ke Rekening Tiyuh, Ashari : Sudah 68 Tiyuh

68

Radartuba.com, TUBABA- Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kotabumi mulai mentransfer Dana Desa (DD) ke 93 tiyuh di kabupaten setempat. Pada Senin, 22 Februari 2021, KPPN Kotabumi telah mentransfer dana dari Rekening Umum Kas Negara (RKUN) ke 68 Rekening Kas Desa (RKD) setiap tiyuh yang menyebar di 9 kecamatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tiyuh (DPMT) Tubaba,Sofyan Nur, S.Sos, M.IP melalui Kabid Pemberdayaan Aparatur Pemerintah Tiyuh, Ashari, SP membenarkan hal tersebut.“Ya mulai hari ini KPPN mulai mentransfer dana desa, pencairan ini dilakukan secara bertahap dan baru 68 tiyuh. Kami targetkan satu dua hari ke depan sudah selesai semua,”ungkapnya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (22/2) siang.

Dia menjelaskan, pengajuan pencairan DD ini telah melalui proses yang panjang, tiyuh yang mengajukan pencairan harus telah menyelesaikan laporan realisasi APBT tahun 2020, Pemkab menerbitkan peraturan bupati terkait penetapan besaran DD setiap tiyuh, membuat surat pengantar pencairan, dan surat kuasa pemindahbukuan.

“Berdasarkan laporan SP2D yang diterbitkan KPPN Kotabumi ditembuskan ke Pemkab Tubaba, sudah 68 tiyuh yang mendapat transfer DD tersebut. Untuk prioritas penggunaan DD sesuai dengan PMK 22 tahun 2020 tahap I tetap diprioritaskan untuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT),”jelasnya.

BACA JUGA:  Beri Arahan Dalam Rakor, Camat Ingatkan Kinerja Perangkat Tiyuh

Menurutnya, besaran BLT yang akan dibagikan kepada masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yakni senilai Rp300 ribu perbulan, terhitung sejak Januari hingga Mei 2021 mendatang. Jumlah KPM setiap tiyuh, disesuaikan dengan kewenangan pemerintah tiyuh dan sesuai dengan hasil musyawarah tiyuh khusus.

“Pemerintah pusat tidak mengatur persentase besaran anggaran yang digelontorkan untuk penyaluran BLT dari DD tahap I, akan tetapi disesuaikan dengan kemampuan tiyuh. Setelah prioritas itu telah terakomodir, maka dana tahap I dapat digunakan untuk melaksanakan program kegiatan yang masuk dalam APBT tahun 2021 sesuai dengan kewenangan tiyuh termasuk membangun infrastruktur,”tandasnya.

Pihaknya berharap, pemerintah tiyuh dapat melakukan pengelolaan keuangan tiyuh dengan tertib administrasi sesuai yang telah direncanakan dalam APBT (Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh).“Kelolalah anggaran secara baik dan benar, sesuai dengan batasan kewenangan tiyuh sesuai dengan yang telah direncanakan dalam APBT masing-masing,”tukasnya. (ded)