Petani di Tubaba Mulai Panen Padi

23
Foto Dok Radar Tuba

Radartuba.com, TUBABA– Tanaman padi sawah teknik irigasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tuba Barat) yang ditanam petani pada masa tanam pertama (rendeng) musim tanam 2020/2021, mulai dipanen. Meski masih sebagian kecil, namun panen perdana sudah dimulai sejak beberapa hari yang lalu, dan akhir Maret hingga April mendatang diperkirakan akan menjadi puncaknya.

“Sekitar satu mingguan ini memang sudah mulai ada yang panen mas. Tapi masih jarang-jarang, karena yang panen ini adalah yang lebih dulu tanam. Jadi tidak serempak, contohnya punya saya baru mulai isi, dan mungkin sekitar April nanti baru panen,”ungkap Ali (35), petani padi di Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, saat berbincang-bincang dengan Radar Tuba, Minggu (21/2/2021) sore.

Menurutnya, panen padi memang sudah ditunggu oleh para petani, sebab bagi sebagian para petani, hasil panen menjadi sumber utama pendapatan tahunan mereka.”Hasil panen ini memang sangat membantu untuk kebutuhan, bahkan terkadang sebelum panen memang sudah ada yang dijual kepada para tengkulak mas, ya ngambil cepatnya saja,”ujarnya seraya tersenyum.

BACA JUGA:  Bentuk Loyalitas, DPC PDIP Mesuji Gelar Aksi di Mapolres Setempat

Mengenai hasil panen, Dia sendiri belum bisa memastikannya, namun diperkirakan tidak mengalami kerugian pada musim panen ini.”Belum pasti mas, kalau melihat buah sepertinya ya tetap hasil. Kami sih berharap panennya meningkat dari sebelumnya. Ya mudah-mudahan saja, kalau melihat yang sudah panen, hasilnya juga lumayan bagus kok,”lanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sarno (45), petani padi di Tiyuh Persiapan Gading Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik. Menurutnya, di wilayah sekitarnya juga sudah mulai panen, namun masih sangat jarang.”Sudah ada mas, tapi baru satu dua areal saja dan hasilnya lumayan bagus. Sekitar sepuluhan hari lagi baru mulai banyak yang panen disini,”terangnya.

Dia pun berharap hasil panen tahun ini meningkat. Selain itu, para petani juga berharap harga gabah di tingkat petani tetap stabil hingga puncak panen nanti.”Kalau panen meningkat dan harga gabah stabil, pendapatan kami juga akan meningkat. Syukur masih ada lebihnya untuk simpanan modal usaha,”tandasnya. (ded)