Pemakaian Alat Kontrasepsi di Tuba Terbilang Tinggi

54

Radartuba.com, MENGGALA– Masyarakat Tulang Bawang (Tuba) Domiman menggunakan alat kontrasepsi jenis implan dan intrauterine device (UID) atau yang lebih dikenal dengan spiral.

“Spiral lebih dominan digunakan masyarakat Tulangbawang dibandingkan dengan alat kontrasepsi jenis yang lain,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Tulangbawang, Dr Herry Novrizal, didampingi sekeetaris Dinas Hariyanto Selasa (17/11).

Herry Novrizal juga mengatakan, jumlah peserta program KB di Tulang Bawang cukup tinggi, dimana rata-rata menggunakan alat kontrasepsi Jenis Spiral, untuk diketahui ada beragam jenis alat kontrasepsi.

Kontrasepsi jangka panjang (MKJP) seperti implan, IUD, pil, kondom, suntik, metode operasi wanita (MOW) dan metode operasi pria (MOP).

“Namun Sejauh ini, kontrasepsi jenis implan dan IUD yang paling banyak diminati dan digunakan, oleh masyarakat Tuba” kata Dia.

BACA JUGA:  Kegiatan Posyandu Kampung Gunung Tapa Ilir

Dia juga mengatakan Pengunaan alat kontrasepsi jangka pendek masih menjadi andalan bagi pasangan suami istri di usia subur, walaupun pengunaan MKJP kurang efektif dalam mencegah kehamilan.

“Program KB bukan hanya untuk melarang masyarakat mempunyai anak. Tetapi juga untuk melindungi kesehatan ibu dan anak. Kami sering mendengar soal kehamilan yang tidak diinginkan dan berujung pada aborsi. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan ibu,” katanya.

Sementara dengan ber-KB, bermanfaat membantu pertumbuhan anak dalam pemberian air susu ibu (ASI) secara ekslusif.

Serta Meningkatkan kualitas keluarga. Mengatur jarak kelahiran. Sehingga dapat meningkatkan kualitas keluarga baik itu pendidikan maupun perekonomiannya. (ian)