SLB Mesuji Respon Positif Penggarapan Film Pendek oleh Perpusnas

143

Radartuba.com, MESUJI-Anak Disabilitas Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mesuji menjadi objek utama dalam penggarapan video pendek oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dalam program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Hal tersebut disambut baik oleh Kepala SLB, Widdy Syahdan Bawono untuk meningkatkan minat masyarakat Mesuji yang memiliki anak dengan hambatan (Disabilitas). Widdy yang ditemui disela kegiatan pengambilan gambar mengatakan kalau selama ini masyarakat belum begitu mengenal SLB.

“Ini merupakan hal yang sangat kami tunggu, ada kegiatan yang mengenalkan SLB, momen ini tepat bagi kami, karena dari film ini dapat mengenalkan kepada masyarakat tentang adanya sekolah yang dikhususkan kepada anak dengan hambatan,yang ada dikabupaten Mesuji ini” jelas Widdy kepada Radar Tuba selasa (22/9).

Ia juga menegaskan bahwa sekolah tersebut tidak dipungut biaya, karena selama ini terdengar di masyarakat bahwa SLB itu memiliki biaya dan itu salah yang benar yaitu tidak dipungut biaya.

BACA JUGA:  Abrasi di RjU, Pemkab Mesuji Masih Tunggu Sikap Balai Besar

“Perlu kita luruskan, bahwa sekolah di SLB itu gratis, bahkan kami juga siapkan buku dan seragam dari sekolah, kami harapkan untuk masyarakat yang memiliki anak dengan hambatan untuk dapat sekolah untuk meningkatkan intelektual, kreativitas dan produktivitasnya,” tambahnya.

Pelatih lukis, Nursalim yang mendampingi anak Disabilitas tersebut menjelaskan, perkembangan Dika (Karakter utama film tersebut) mengungkapkan, anak Disabilitas bisa memiliki keterampilan yang sama dengan anak lainnya jika diasah.

“Dika ini sebelumnya belum mengenal lukis sama sekali, namun ketika kita melakukan analisis atas Semua anak yang ada, ternyata Dika memiliki respon yang baik terhadap lukis, alhasil hingga saat terhitung 3 bulan, Keterampilan Dika jauh meningkat,” tandasnya.(ngga/mis)