Stigma Negatif Masyarakat Berpotensi Turunkan Imun Pasien Covid-19

71

Radartuba.com, MESUJI-Diketahui Kabupaten Mesuji masih tercatat 9 Pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 yang masih dalam masa isolasi, juga Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji tengah giat lakukan tracking record terhadap orang yang kontak dengan pasien tersebut.

Hal tersebut berdampak terhadap sosial masyarakat orang yang kontak dengan Pasien terkonfirmasi tersebut. Salah satunya dirasakan oleh AS (37), ia menjelaskan dengan cepat informasi yang diterima oleh masyarakat menyebabkan stigma masyarakat terhadapnya.

“Meski saya belum dinyatakan positif atau negatif juga belum kategori PDP (Pasien Dalam Pemantauan-red), namun karena masyarakat tahu kalau saya pernah kontak dengan salah satu teman yang sedang jalani swab PCR, itu menyebabkan stigma negatif,” jelas AS kepada Radar Tuba melalui sambungan telepon, Kamis (17/9).

Ia menambahkan, seharusnya masyarakat saling mendukung, karena tidak  ada yang ingin terpapar, karena hal tersebut bisa menyebabkan meningkatnya stres dari orang yang sedang jalani Isolasi baik yang sudah terkonfirmasi ataupun tengah menunggu hasil swab.

BACA JUGA:  Antisipasi Penyebaran Covid-19, 4 BUMdes di Mesuji Sementara Ditutup

“Ini sebenarnya untuk teman-teman yang lain juga, tidak semua bisa menerima keadaan tersebut, seharusnya masyarakat saling support, karena itu bukan keinginan, karena semakin ada tekanan tersebut bisa membuat imunitas melemah, untuk kondisi tersebut bisa membuat buruk keadaan,” jelasnya.

Ia berpesan agar masyarakat bisa saling bekerjasama dengan menerapkan protokol Kesehatan juga tidak menjadikan stigma negatif pasien yang sedang isolasi mandiri di rumah.

“Mari kita saling dukung, kawan-kawan yang sedang isolasi merupakan saudara kita, mereka butuh dukungan, juga selalu patuhi protokol Kesehatan,” pungkasnya. (ngga/mis).