Menyikapi PSBB Jakarta, Ini Himbauan Dinkes Tubaba Kepada Masyarakat

208

Radartuba.com, TUBABA– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menghimbau warganya yang kini ada di wilayah DKI Jakarta untuk menunda kepulangannya ke Tubaba. Hal ini menyikapi diberlakukannya pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah ibukota negara tersebut, mulai Senin ,14 September 2020.

“Begitupun sebaliknya, bagi warga masyarakat yang sekarang ini berada di Tubaba juga kami himbau untuk menunda bepergian ke luar daerah yang masuk daftar zona merah pandemi Covid-19. Hal ini sebagai upaya pemerintah dan kita semua untuk memutus mata rantai penyebaran penularan Covid-19,”ungkap Majril, S.Kep, Ns, MM, Kepala Dinkes Kabupaten Tubaba saat dikonfirmasi Radar Tuba melalui WhatsApp, Minggu (13/9/2020) siang.

Pihaknya berharap, anjuran dan himbauan pemerintah dapat dipatuhi oleh semua pihak. Sebab menurutnya, apabila pergerakan atau mobilisasi massa (warga masyarakat) yang bepergian baik perantau maupun pendatang tidak bisa dikendalikan maka pandemi ini akan sulit sekali ditekan penyebarannya.

“Kalaupun sudah terlanjur pulang ke Tubaba maka sesegera mungkin melaporkan ke aparat tiyuh untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Jika ada keluhan kesehatan maka segera mungkin diperiksakan ke fasilitas kesehatan  atau puskesmas terdekat,”pintanya.

Dalam hal ini, pemerintahan tiyuh se-Tubaba juga diminta untuk terus meningkatkan peran aktifnya dengan memperketat pengawasan terhadap pergerakan warganya.”Keluar masuk warga harus lebih diawasi lagi, terutama terhadap mereka yang sering keluar daerah. Bagi warganya yang hendak bepergian ke wilayah zona merah Covid-19 agar disarankan untuk menunda kepergiannya,”tegas Majril.

BACA JUGA:  Disdik Ingatkan Guru Tingkatkan Kinerja, Suwardi : Penerima TPG Dalam Pengawasan Kami

Dia juga mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktinya sehari-hari.”Jaga jarak, memakai masker, dan jangan lupa selalu biasakan cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Tidak hanya itu, biasakan juga PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) agar kesehatan kita selalu terjaga,”tandasnya.

Diketahui, hingga saat ini di Tubaba sudah tercatat 14 kasus Positif Covid-19, namun 11 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sementara 3 (tiga) pasien lainnya saat ini masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Tubaba. Yakni, Ny.RS (22), pasien ke-12 (P-12) terkonfirmasi positif Covid-19 di Tubaba yang memiliki riwayat perjalanan Jakarta.

Lalu Tn.S (45) dan Ny.E (41) yang merupakan pasien ke-13 dan ke-14 hasil tracking dari P-12. Kedua pasien  warga Kibang Tri Jaya, Kecamatan Lambu Kibang ini adalah orang tua dari P-12.”Kondisi ketiga pasien saat ini semakin membaik. Sementara hasil tracking terhadap orang-orang yang kontak erat dengan dua pasien baru (P-13 & P-14), Alhamdulillah semuanya aman / non reaktif (-),”pungkas Majril. (ded)