Jangan Panik, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan !!!

30
Camat Lambu Kibang Haderiansyah Priala Hatang, S.STP, MH saat mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 kepada masyarakat beberapa waktu lalu.

Radartuba.com, LAMBUKIBANG-Camat Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali mengingatkan seluruh warga di wilayah setempat untuk tetap memperketat penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal ini menyusul dinyatakannya RS (22) seorang perempuan dari Tiyuh Kibang Tri Jaya, Kecamatan Lambu Kibang sebagai pasien ke-12 (P-12)  terkonfirmasi Positif Covid-19 di Tubaba pasca kepulangannya dari Jakarta.

Selain pasien positif Covid-19 tersebut, diketahui bahwa ruang isolasi RSUD Tubaba saat ini juga merawat 2 (dua) pasien reaktif rapid test Covid-19 hasil tracking kontak dan screening yang dilakukan tim medis Dinas Kesehatan Tubaba terhadap orang-orang yang memiliki riwayat kontak dengan  P-12. Keduanya yakni Tn.S (45) dan Ny.E (41), dan mereka adalah orang tua dari P-12 yang juga warga Kibang Tri Jaya – Lambu Kibang.

“Yang jelas, masyarakat jangan terlalu panik, tetap tenang. Tapi harus selalu waspada serta mengikuti anjuran pemerintah dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Utamanya, protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan dalam kegiatan maupun aktivitas sehari-hari,”ungkap Haderiansyah Priala Hatang, S.STP, MH, Camat Lambu Kibang, saat berbincang-bincang dengan Radar Tuba melalui telepon, Senin (7/9) siang.

BACA JUGA:  Tim Terpadu Pantau Perkerjaan Hasil Pinjaman SMI

Dalam hal ini, lanjutnya, seluruh lapisan masyarakat juga diharapkan dapat saling mendukung, mengingatkan dan mengawasi agar penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik.”Tidak hanya itu, membiasakan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dalam kehidupan sehari-hari juga sangat penting,”tandasnya.”Mudah-mudahan semua pasien, baik yang telah dinyatakan positif Covid-19 maupun reaktif berdasarkan hasil rapid test yang kini dirawat di RSUD Tubaba dapat segera sembuh,”harapnya.

Hade juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya, apalagi sampai ikut menyebarkan, terutama informasi yang menyangkut tentang Covid-19. Sebab menurutnya, hal itu hanya akan menimbulkan kepanikan di tengah-tengah masyarakat.”Jangan percaya kalau sumber informasinya tidak jelas, karena bisa saja itu berita hoax. Yang terpenting saat ini dalam upaya pencegahan Covid-19 adalah mengikuti anjuran pemerintah, salah satunya menerapkan protokol kesehatan. Jaga jarak, memakai masker, dan biasakan cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer,”pungkasnya. (ded)