Upacara Kemerdekaan RI di Tuba Digelar Hikmad dan Sederhana

19

Radartuba.com, TULANG BAWANG -Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75 di Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) dilakukan secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Turut hadir Wakil Bupati Tuba Hj.Winarti, SE., MH selaku Inspektur upacara, serta unsur Forkopimda plus, seperti Kapolres Tuba, Kajari Menggala, Dandim 0426/TB, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, Kalapas, Kandepag dan Ketua DPRD Tuba.

Dalam Upacara tersebut Bupati Winarti ditunjuk sebagai pemimpin upacara peringatan kemerdekaan ke-75 di Kabupaten Tuba yang digelar dilapangan Apel Komplek Pemda setempat, Senin (17/8).

Bupati Winarti, mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2020, yang menegaskan bahwa, inilah saatnya membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar. Strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan.

Lebih lanjut bunda meneruskan pesan Gubernur Lampung pada Upacara Peringatan HUT RI ini, juga ingin mengajak marilah untuk dapat memulai dengan mewujudkan kemajuan Kabupaten Tulangbawang, guna mendukung kemajuan Provinsi Lampung dan Nasional.

BACA JUGA:  Harganas Ke XXVI Di Kalsel Bupati Tubaba Terima Penghargaan MKK Dari BKKBN RI

“Dihari Kemerdekaan ini kita mengajak seluruh masyarakat dan seluruh elemen untuk ikut membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar,”Ujar Winarti.

Selanjutnya peringatan kemerdekaan ke-75 RI di Tulangbawang dilanjutkan dengan mengikuti upacara kenegaraan dari istana Negara secara virtual.

Sementara itu Ada hal unik yang dipersembahkan pada Upacara sederhana dalam masa Pandemi Covid-19 ini, dimana Bupati mengikuti upacara secara virtual dengan mengenakan pakaian adat kebaya nasional.

Lalu Kadispora Karmini Utari mengenakan baju adat Lampung Mirul Tohou, Sekretaris BPKAD Sisilia mengenakan baju Mirul Sanak, Kadis DPMPTSP Lusiana mengenakan baju Pepadun Ngambil Sutan, sementara Kadis PPA Desia Kesumayuda memakai baju adat Sumatera Selatan. (ian)