Jadi Pembina Upacara di Sekolah, Ini Pesan Kapolres Tubaba Kepada Para Pelajar

34

Radartuba.com, TUBABA-Kepala Kepolisian Resort (Kapolres)  Tulang Bawang Barat (Tubaba) menjadi Pembina upacara di SMK Muhammadiyah Kecamatan Tumijajar, Senin (27/7/2020). Hal ini dilakukannya dalam rangka kegiatan Polri Go To School yang memang rutin dilakukan oleh Polres Tubaba. Selain Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman S,IK, juga terlihat hadir Kasat lantas beserta anggota, Kasi Propam, Kapolsek Tumijajar dan anggota polsek Tumijajar, dan Babinsa Tumijajar.

AKBP Hadi Saepul Rahman S,IK dalam sambutannya mengatakan, dalam kondisi pandemi ini yang harus dilakukan yakni selalu waspada dantetap patuhi protokol kesehatan khususnya di dalam kegiatan belajar mengajar maupun bermain di luar jam sekolah.”Janganlah panik dan juga jangan percaya akan berita yang belum tentu kebenarannya. Saring sebelum share, karena saya yakin seluruh siswa-siswi SMK Muhammadiyah ini pasti tau mana benar dan tidak,” ucap Kapolres.

Disatu sisi, Kapolres juga menyampaikan bahwa kemajuan SMK Muhammadiyah yang sangat baik harus dijaga bersama-sama, kepada siswa-siswi dia pun berpesan untuk terus berkarya dan berprestasi, menjadi siswa-siswi yang berkompeten di berbagai aspek.”Tanamkanlah tiga aspek yaitu, memiliki pengetahuan dan keinginan, harus memiliki skill dan keterampilan yang aktif dan yang paling penting juga harus memiliki attitude atau perilaku yang baik disekolah maupun diluar sekolah dan juga karakter pantang menyerah, jujur dan mau berkorban, karena tanpa adanya karakter juga tidak akan berhasil,”terangnya.

BACA JUGA:  Tinjau Pasar Pulung Kencana, Umar Ahmad Sampaikan Rencana Pembangunan Sentral Pasar Ternak

Ditambahkan Kapolres, dalam tiga aspek tersebut juga jangan melupakan aspek spiritual seperti berdoa dan lebih taat ibadahnya agar segala sesuatunya diberikan kelancaran dalam apapun yang dikerjakan dan jadilah anak yang gaul, gaul dalam arti bisa menempatkan diri pada posisi dimana bersikap kepada guru dan bagaimana menempatkan diri ketika ketemu dengan orang yang lebih tua.”Janganlah gaul dalam arti yang menyalahgunakan narkoba, kebut-kebutan di jalan maupun balapan liar. Kalau yang seperti itu bukan anak gaul tapi anak salah gaul, karena kesuksesan yang diraih dengan cara yang baik dan digapai dengan segala upaya dan berkorban,”pungkasnya (*/ded)