Imbas Corona,Komunitas Seni Mesuji Utarakan Nasibnya Dihadapan Bupati

32

Radartuba.com, MESUJI-Komunitas Seni dan Budaya utarakan keluhan serta minta perhatian Pemerintah Daerah akibat tidak adanya pemasukan ditengah pandemi Covid-19. Hal tersebut diutarakan Adi, Ketua Komunitas Seni dan Budaya saat sosialisasi kesiapan New Normal yang digelar di Ruang Pertemuan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mesuji, Kamis (2/7).

Adi mengungkapkan, terkait tidak dibolehkannya resepsi pernikahan dan resepsi lainnya menyebabkan usaha yang digelutinya dibidang Wedding Organizer lumpuh total, bahkan Adi mengungkapkan hingga sampai menjual handphone untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami bersama teman-teman yang tergabung dalam komunikasi seni dan budaya yang bergerak dibidang Wedding Organizer sempat mengajukan audiensi terkait nasib kami karena pandemi, hingga saya pernah menjual handphone untuk kebutuhan sehari-hari karna tidak ada job,” keluh Adi saat Sosialisasi persiapan New Normal yang dihadiri Bupati Mesuji Sekda,Dandim Wakapolres dan Gugus tugas Kabupaten Mesuji.

BACA JUGA:  Alwafi, Luncurkan Armada Trayek Mesuji-Bandar Lampung Konsep Premium Shuttle

Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Mesuji, Kompol M. Joni yang hadir dikegiatan tersebut merespon dengan mengintruksikan anggotanya untuk mendata masyarakat yang masih belum tersentuh bantuan seperti Komunitas tersebut.

“Kami belum tau jika masih ada yang belum menerima bantuan, karena kita dari Polres juga turut mendiskusikan bantuan terhadap masyarakat terdampak, jika perlu kami akan salurkan untuk masyarakat tersebut,” ungkap Wakapolres.

Hal senada juga menjadi perhatian Bupati Mesuji, Hi Saply TH, dengan tegas ia mengintruksikan Dinas Sosial untuk lebih jeli mendata masyarakat terdampak yang belum tersentuh bantuan sosial, karena ia mengungkapkan bahwa banyak jenis bantuan yang digelontorkan kepada masyarakat baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten sendiri.

“Tolong Dinas Sosial mendata lagi terkait masyarakat yang belum tersentuh bantuan, karena ternyata masih ada masyarakat terdampak yang masih belum menerima bantuan,” tegas Saply.(ngga/mis)