Bupati Winarti Serahkan DAK Non Fisik BOP PAUD Tahap I

16

Radartuba.com, MENGGALA-Bupati Tulang Bawang (Tuba), Hj.Winarti menyerahkan DAK Non Fisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) Kabupaten Tulang Bawang Tahap I Tahun 2020, di Rumah Dinas Bupati Tuba, Kamis (2/7).

Bupati Winarti mengatakan, BOP PAUD adalah program pemerintah yang disalurkan berdasarkan Permendikbud Nomor 13 dan Nomor 20 Tahun 2020,yang penyalurannya dibagi 2 tahap.

” BOP PAUD Tahap I di Kabupaten Tulang Bawang yang diserahkan hari ini untuk 238 PAUD yang tersebar di semua kecamatan, dengan rincian 4 PAUD Negeri dan 234 PAUD Swasta,” ujar Winarti.

Dengan besaran satuan bantuan Rp.300.000,- per peserta didik, yang sudah terverifikasi pada Dapodik PAUD dan Dikmas.

Winarti berharap PAUD di Tuba yang menerima BOP dapat mengelola dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sesuai aturan dan petunjuk teknis yang ditetapkan, termasuk memperhatikan pelaporan administrasi harus jelas dan tertib.

BOP PAUD diharapkan dapat meningkatkan mutu dan kualitas PAUD di Tuba, sekaligus membantu meringankan beban masyarakat dalam membiayai sekolah anaknya di PAUD, apalagi ditengah situasi akibat dampak pandemi Covid-19, banyak masyarakat kesulitan ekonomi, Bantuan ini juga sesuai dengan program Bergerak Melayani Warga (BMW).

BACA JUGA:  18 Personel Polres Tuba Naik Pangkat di Momen Hari Bhayangkara Ke-74

“Saya ucapkan terima kasih atas peran pengelola PAUD dalam meletakkan landasan pendidikan yang baik pada anak-anak usia dini sebagai generasi penerus,” ucap Winarti

Memasuki penerapan New Normal, karena Tulang Bawang masuk zona hijau nasional, maka saya juga
pencegahan Covid 19 di sekolahnya, dan di lingkungan masyarakat.

“Semoga dengan diberikannya dana DAK ini dapat memberikan motivasi terbaik di dunia pendidikan terutama ditungkat Paud,” kata Dia.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Nasarudin diwakili oleh Kabid TK/Paud Dasat mengatakan Dana Dak non Fisik yang diberikan bertujuan membantu penyediaan biaya operasional non personalia bagi peserta didik yang diberikan kepada satuan pendidikan penyelenggaraan Paud atau Pendidikan Kesetaraan serta meringankan beban pendidikan bagi masyarakat dalam mengikuti layanan Paud.

“Untuk itu, ia berharap dana DAK non fisik BOP Paud dan BOP Kesetaraan nantinya dapat dilaksanakan dengan memegang prinsip efisien, efektif, transparan, adil, dan akuntabel,” kata Dasat

Sehingga kata Dia, kepatutan manfaat secara riil dirasakan dan berdaya guna bagi satuan pendidikan yang menyelenggarakan Paud atau pendidikan kesetaraan baik untuk kegiatan pembelajaran, pendukung maupun kegiatan lainnya. (ian)