Bendera PDIP Dibakar, DPC PDIP Tubaba Sampaikan Pernyataan Sikap Ke Polres Tubaba

27

Radartuba.com, TUBABA-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) beserta jajaran pengurus PAC, ranting, anak ranting dan anggota fraksi PDIP DPRD Tubaba serta para simpatisan, mengutuk keras aksi pembakaran bendera PDIP pada aksi demo penolakan RUU HIP di depan gedung DPR RI pada tanggal 24 Juni 2020 yang lalu.

“Kami beserta seluruh keluarga besar PDIP Tubaba, hari ini menyampaikan pernyataan sikap kepada Kapolres Tubaba, atas aksi pembakaran bendera partai PDIP saat demo penolakan RUU HIP di Jakarta,”ungkap Ponco Nugroho, ST, Ketua DPC PDIP Tubaba didampingi Sekretaris Ahmad Huzaini dan Bendahara Nadirsyah, saat ditemui wartawan usai menyampaikan pernyataan sikap di Polres Tubaba, Senin (29/6/2020).

Menurutnya,  ada  4 poin pernyataan sikap yang secara tertulis juga termuat dalam  surat nomor 028/EX/DPC-15.14/VI/2020 pada tanggal 29 Juni 2020. Antara lain, DPC PDIP Tubaba beserta PAC, Ranting, anak ranting, fraksi PDIP dan seluruh kader simpatisan mengutuk keras terhadap aksi pembakaran bendera PDIP oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, meminta aparat kepolisian untuk menindaklanjuti atas peristiwa tersebut dengan menindak tegas para pelaku pembakaran bendera PDIP beserta siapapun yang terlibat dalam aksi tersebut.

BACA JUGA:  Ingat..!!! Kursi Legislatif Adalah Amanah Rakyat

Selanjutnya upaya jalur hukum ini ditempuh sesuai dengan instruksi harian ketua umum PDIP ibu Hj. Megawati Sukarno Putri. Kemudian memohon kepada Kapolres Tubaba untuk dapat segera menindaklanjuti pernyataan sikap kami terhadap pihak kepolisian yang ditandatangani oleh Ketua DPC PDIP Tubaba Ponco Nugroho, ST dan Sekretaris Ahmad Huzaini, serta ditembuskan kepada DPP PDIP di Jakarta dan DPD PDIP Provinsi Lampung.

“Kami berharap kepada semua pihak agar mari berdemokrasi dengan santun dan bersahaja tidak menimbulkan kisruh dan ketersinggungan sesama anak bangsa, apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, semoga kita semua tetap dalam persatuan dan kesatuan untuk kemajuan bangsa dan daerah Tubaba, bumi Ragem Sai Mangi Wawai yang kita cintai ini,”pungkasnya. (*/ded)