PPDB SMA Di Tubaba Gunakan Sistem Daring dan Luring

40

Radartuba.com, TUBABA-Meski berada di tengah pandemi Covid-19, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) diharapkan tetap berjalan dengan baik. Namun dalam pelaksanaannya, setiap sekolah harus memperketat protokol kesehatan, terutama menerapkan social distancing dan physical distancing guna menghindari munculnya kerumunan saat proses PPDB berlangsung.

Ditemui di ruang kerjanya, Ketua MKKS SMA Kabupaten Tubaba Drs. Pujiyanta, M.Pd mengatakan, mekanisme PPDB kali ini dilakukan dengan dua sistem. Yakni, melalui sistem daring (online) dan luring (offline). Di Tubaba sendiri, lanjutnya, dari 15 SMA yang akan menggelar PPDB hanya 5 sekolah yang akan menerapkan sistem daring. Antara lain, SMAN 1 Tumijajar, SMAN 2 Tumijajar, SMAN 1 Tulang Bawang Tengah, SMAN 2 Tulang Bawang Tengah, dan SMAN 2 Tulang Bawang Udik.

Dengan sistem daring, calon peserta didik dapat mendaftarkan diri secara mandiri dari rumah. Mereka cukup mengakses alamat website : https://lampung.siap-ppdb.com. Melalui website tersebut, calon peserta didik bisa mengetahui informasi mengenai petunjuk teknis atau tata cara pendaftaran online.”Bisa juga melalui website sekolah yang akan dituju. Disitu dijelaskan secara lengkap mengenai juknisnya,”ungkapnya kepada Radar Tuba di ruang kerjanya, Senin (8/6/2020) pagi.

Berbeda dengan sistem daring, sistem luring tentu mengharuskan calon peserta didik mendaftarkan dirinya dengan datang langsung ke sekolah membawa syarat berkas yang dibutuhkan. Namun menurutnya, hal itu (luring) tidak masalah untuk dilakukan selama protokol kesehatan dipatuhi. Artinya setiap sekolah yang melaksanakan PPDB sistem luring harus memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik selama proses PPDB berlangsung.

BACA JUGA:  Hidup Sebatang Kara, Hanya Ditemani Sebuah Tv Jadul

“Yang jelas wajib menggunakan masker, jaga jarak, menyiapkan hand sanitizer atau alat cuci tangan pakai sabun, dan upayakan agar tidak ada kerumunan. Artinya, sekolah harus mengaturnya agar berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dalam rangka pencegahan Covid-19. Bila perlu, jumlah orang atau pendaftar yang datang juga harus dibatasi,”tandasnya.

Diketahui, PPDB tingkat SMA Tahun Pelajaran 2020/2021 akan dimulai dengan tahapan pendaftaran pada tanggal 15-18 Juni 2020. Dilanjutkan verifikasi data calon peserta pada tanggal 18-20 Juni 2020. Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 22 Juni 2020. Untuk Kabupaten Tubaba, kuota calon peserta didik baru tingkat SMA berjumlah 2232 siswa yang terbagi menjadi 62 rombongan belajar. Kuota yang terbagi di 15 SMA Negeri ini terdiri dari 1044 siswa jurusan IPA (29 rombel) dan 1188 siswa jurusan IPS (33 rombel). (ded)