Disdik Tuba Berikan Bantuan untuk Korban Puting Beliung

49

Radartuba.com, Tulang Bawang – Musibah bencana alam ‘Puting Beliung’ yang menimpa warga kampung Tri Mulya Jaya, Tri Tunggal Jaya dan Kampung Purwajaya Kecamatan Banjar Agung serta Kampung Dwi Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang meninggalkan duka mendalam. Duka itu tidak hanya dirasakan oleh warga terdampak, melainkan juga oleh seluruh masyarakat, khususnya komunitas pendidikan Kabupaten Tulang Bawang.

Untuk diketahui, bencana alam puting beliung telah menimpa 4 kampung di 2 kecamatan di Kabupaten Tulang Bawang pada Rabu, (20/5) sekira pukul 14.30 WIB.

Kepala Dinas Pendidikan Nasaruddin, S.H.,M.H., bergerak cepat menyikapi bencana tersebut. Esok harinya (21/05/2020) bertempat di SMPN 1 Banjar Margo langsung digelar rapat khusus bersama komunitas pendidikan membentuk Tim Penanggulangan Bencana Terdampak Puting Beliung Komunitas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang dengan Ketua Tim Danial Anwar, S.Pd.,M.M.

Tugas tim itu adalah merencanakan dan melaksanakan penanggulangan korban akibat bencana puting beliung di Kecamatan Banjar Agung dan Banjar Margo secara cepat, tepat, akurat, terkoordinasi, terpadu dan sesuai kebutuhan sesuai ketentuan yang berlaku.

Atas dasar surat keputusan Kadisdik Nomor 420/26/VI-A1/TB/V/2020, Ketua Tim yang notabene Ketua PGRI Tulang Bawang, Danial Anwar mengupayakan pemberian bantuan untuk meringankan penderitaan warga terdampak bencana, khususnya warga komunitas pendidikan.

BACA JUGA:  SMPN 1 Gedungaji Baru Selenggarakan Sosialisasi UU No. 22 Tahun 2009

Pada kesempatan kunjungan dengan Kadisdik dan Sekretaris Disdik di Banjar Agung, Danial Anwar mengatakan bahwa bantuan ini akan berlanjut terus, itu baru cabang PGRI dari 4 kecamatan yang berpartisipasi. Kecamatan lain masih ditunggu. Kemaren (bantuan) yang sudah masuk langsung kami bagikan karena mereka menghadapi lebaran mungkin sangat membutuhkan. Akan kita lanjutkan lagi begitu ada partisipasi kawan kawan yang masuk. Kita musyawarahkan lagi.

“Jumlah bantuan masuk per Jum’at, 22 Mei 2020, Pukul 14.19 WIB dan berdasarkan hasil rapat koordinasi sudah
didistribusikan sebesar Rp 22.500.000,00 karena keadaan yang mendesak. Sedangkan pendistribusian bantuan yang masuk setelah 22 Mei 2020 akan dibahas kembali dalam rapat koordinasi Tim,” lanjut Danial.

Lanjutnya, para korban terdampak bencana mendapatkan bantuan sebesar Rp 2.000.000,00 bagi yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan ‘berat’, rusak ringan Rp 1.000.000,00 dan Rp 500.000,00 bagi yang rusak ringan sekali.

Danial berharap agar bantuan itu dapat meringankan para korban dan kepada komunitas pendidikan yang tidak terkena musibah kiranya dapat berkontribusi sebagai bentuk solidaritas kita akan penderitaan sesama. (rus/ogi)