Cegah Penyakit Hewan, Bentengi Dengan Vitamin dan BioSecurity 

15

Radartuba.com, TUBABA-Pada musim hujan ataupun saat mendekati pergantian musim (pancaroba) seperti saat ini, baik ternak besar dan kecil maupun unggas sangat rentan terserang penyakit, terlebih jika sistem dan manajemen pemeliharaannya tidak dilakukan dengan baik. Beberapa hal yang sering dilupakan bahkan tak jarang diabaikan adalah asupan vitamin dan biosecurity serta sanitasi kandang dalam pemeliharaan hewan ternaknya. Padahal hal tersebut sangat berpengaruh pada kesehatan hewan ternak terutama dalam kondisi cuaca dan iklim saat ini.

“Biosecurity kandang dan sanitasi sangat perlu dilakukan untuk mencegah bakteri dan penyebaran virus penyebab penyakit. Tidak kalah pentingnya, pemberian vitamin secara rutin juga perlu dilakukan. Selain membantu tumbuh kembang ternak, vitamin juga mampu menjaga serta meningkatkan daya tahan tubuh dari berbagai serangan penyakit,”ungkap Desie Andriyani, SP, MM, Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) pada Disnak Tubaba didampingi Kasi Keswan drh. Irwan Sutrisno saat berbincang-bincang dengan Radar Tuba, Jum’at (8/5/2020) sore.

Menurutnya,  intensitas dan curah hujan yang saat ini terus meningkat mengharuskan kita mewaspadai beberapa penyakit hewan, sebab beberapa kasus penyakit hewan sering muncul pada kondisi iklim dan cuaca seperti saat ini. Contohnya, lanjut Irwan Sutrisno, adalah Chronic Respiratory Disease (CRD), penyakit ngorok yang menyerang saluran pernafasan. CRD menyerang saluran pernapasan, kekebalan tubuh ayam terus menurun dan berpengaruh pada nafsu makannya sehingga lama kelamaan mati. Lalu, virus Avian Influenza (H5N1) penyebab flu burung yang juga perlu diwaspadai.

BACA JUGA:  Pererat Silaturahmi dan Sinergitas, Kapolres Tuba Silaturahmi ke PWI Tubaba

Sementara pada ternak Sapi dan Kambing, saat ini sangat rentan terserang demam dan flu, serta timpani atau yang lebih dikenal dengan sebutan masuk angin.”Hujan terus menerus mengakibatkan suhu menurun dan kelembaban lingkungan meningkat. Jika kondisi ini tidak diwaspadai maka memberi peluang bibit penyakit untuk berkembang biak dan menyerang ternak. Maka tak jarang, sapi atau kambing bisa terserang flu, demam, dan khusus kambing biasanya mudah masuk angin,”paparnya.

Guna mewaspadai dan mengantisipasi beberapa jenis penyakit hewan tersebut, sistem pemeliharaan adalah kunci utama yang patut diperhatikan. Dengan sistem pemeliharaan yang baik, kemungkinan besar kesehatan hewan ternak pun semakin terjaga.”Yang wajib diperhatikan oleh peternak adalah mulai dari mengatur pola makan, pemberian vitamin secara rutin, hingga biosecurity dan sanitasi kandang. Jika sistem pemeliharaan ini sudah berjalan dengan baik, maka akan berdampak baik pula pada tingkat kesehatan hewan ternak itu sendiri,”tegasnya.

Menurutnya, pemberian vitamin sangat penting, sebab sangat menunjang dalam menjaga kekebalan tubuh hewan sehingga tak mudah terserang penyakit. Kemudian, dalam menerapkan biosecurity dan sanitasi kandang, peternak diwajibkan menjaga kebersihan kandang dengan disertai penyemprotan desinfektan secara rutin.”Kandang yang kotor memberi peluang bibit-bibit penyakit berkembang biak. Maka dari itu usahakan setiap saat kebersihannya terjaga. Kemudian, hal penting lainnya agar kesehatan hewan selalu terjaga adalah dengan mengatur pola makan mulai dari waktu pemberian hingga jenis pakannya,”tukasnya.(ded)