Ini Kronologis Perampok Tembak Mati Korban di Tubaba

7

Radartuba.com, TULANGBAWANG BARAT-Perampokan yang terjadi sekitar Pukul 19.10 WIB, di Cam Herman, Umbul Jelabat, Dusun Terang Indah, Kecamatan Gunungterang, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) telah dilaporkan ke Polsek setempat dengan Nomor : LP/96/V/2020/Polda Lampung/Res Tubaba/Sek Guna, tertanggal 7 Mei 2020. Pelapor peristiwa ini Purnomo (40), warga Kampung Pancakarsa, Kecamatan Banjarbaru, Kabupaten Tuba yang mencerita secara detail kejadian tragis tersebut.
Menurut Purnomo, malam kejadian Kamis (7/5) seperti biasa mereka sedang beristirahat sambil tidur-tiduran di ruang tamu bersama teman-temannya setelah kelelahan seharian bekerja. Saat itu ia bersama rekannya Taufik, sedangkan korban dan Iwan, temannya yang lain sedang makan di dapur. Secara tiba-tiba dua orang menggunakan penutup wajah langsung masuk dan seketika itu juga menodong dirinya (Purnomo, Red) dan Taufik menggunakan senjata api sembari menghardik agar keduanya tidak melawan.
Lantaran takut, Iwan dan korban diam sehingga para pelaku langsung mengikat tangan dan kaki keempatnya menggunakan tali. Setelah itu, gerombolan itu langsung mengambil ponsel para korban, bahkan dua orang dari sejumlah pelaku langsung masuk menuju ke dapur. Pelaku pertama berbadan tegap mengenakan sebo (penutup wajah) sambil menenteng senjata api. Pelaku kedua mengenakan pakain sweeter bertopi warna hijau menenteng sebilah parang. Saat itu saya dibentak supaya saya telungkup sambil teriak agar saya tidak melawan, jangan ngelawan kau, tak lama dari itu saya dengar suara tembakan,tuturnya.
Sejurus kemudian, kawanan yang diperkirakan sekitar empat orang atau lebih ini langsung mengeluarkan tiga unit motor milik para korban yang tak berdaya melihat kekejaman para pelaku. Kendaraan yang digondol para pelaku ini satu unit Honda Megapro, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, satu unit sepeda motor Yamaha RX Spesial warna hitam.
Belum puas dengan hasilnya, kawanan ini ternyata juga mengacak-acak isi tas dan barang-barang milik korban. Meski belum diketahui secara pasti apa yang mereka bawa, salah satu dari pelaku yang berada di luar memerintahkan agar kawanan yang di dalam segera keluar. Dari rumah yang dijadikan Cam tersebut para pelaku menghilang ke arah peladangan tebu milik Hutan Tanaman Industri (HTI) kampong setempat. (fei)