Pendatang Terus Bertambah, Mansyur Ys : Jangan Ada Yang Luput Dari Pendataan dan Pemantauan

50

Radartuba.com, TUBABA-Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mencatat sudah ada sebanyak 3.004 orang pendatang di daerah setempat, dan tersebar di 9 (sembilan) kecamatan. Hal itu berdasarkan data terbaru Rekapitulasi Data Kedatangan Warga Yang Baru Tiba (Pemudik) di Tubaba pada Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Kabupaten Tubaba per 6 April pukul 11.00 WIB.

Kabag Tapem Setdakab Tubaba Mansyur Ys, SE, MM mengatakan, mereka yang kembali dari tanah rantau ini terdiri dari pelajar, mahasiswa, santri pondok pesantren, dan tenaga kerja baik dari Pulau Jawa maupun Luar Negeri.”Sejak 30 Maret lalu, data ini terus bergerak,”ungkapnya kepada Radar Tuba di ruang kerjanya, Senin (6/4/2020) siang.

Untuk itu, lanjutnya, seluruh kepalo tiyuh diharapkan lebih proaktif lagi dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang kini terus dilakukan oleh Pemkab Tubaba.”Jangan ada satupun pendatang yang tidak terdata, karena mereka wajib dipantau, baik keberadaanya ataupun dari segi kesehatannya,”tegasnya.

BACA JUGA:  Umar Ahmad Entaskan Kemiskinan Dengan “Mantra”

Mansyur juga meminta kepalo tiyuh memastikan pendatang baru di wilayahnya untuk mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari terhitung sejak kedatangannya di Tubaba, termasuk memeriksakan kondisi kesehatannya ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.”Kepala tiyuh beserta perangkatnya bisa bekerjasama dengan pihak Puskesmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas di wilayahnya masing-masing. Jadi, ketika didapati warganya yang menunjukkan gejala Covid-19 langsung dikoordinasikan agar cepat ditangani,”tandasnya.

Berdasarkan data rekapitulasi tersebut, diketahui bahwa di Kecamatan Tulang Bawang Tengah ada sebanyak 926 orang pendatang, Tulang Bawang Udik 510 orang, Tumijajar 250 orang, Pagar Dewa 104 orang, Gunung Agung 309 orang, Gunung Terang 231 orang, Way Kenanga 187, Lambu Kibang 307, dan Kecamatan Batu Putih 180 orang.”Data itu dari tiyuh yang dikirim kepada kami melalui kecamatan, dan mereka yang terdata ini warga asli Tubaba,”imbuhnya.(ded)