Teleconference Penanganan Covid-19, Umar Ahmad Sampaikan Realokasi dan Refocusing Anggaran hingga Kesiapan Ruang Isolasi RSUD

22

Radartuba.com, TUBABA– Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Hi. Umar Ahmad, SP melakukan Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 melalui video teleconference dengan Gubernur dan Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung di Ruang Rapat Kantor Bupati, Jumat (03/04). Dalam rakor jarak jauh tersebut, Umar didampingi Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres Tubaba, perwakilan Dandim 0412 LU, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba.

Pada kesempatan itu, Umar Ahmad menyampaikan beberapa hal yang terkait dengan upaya pencegahan dan percepatan penanganan penyebaran Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dilakukan Pemkab Tubaba. Diantaranya adalah data update pendatang di Tubaba  yang sudah masuk 2.033 orang, dan mereka telah disarankan untuk melakukan isolasi mandiri. Sementara Jumlah ODP di Tubaba adalah 35, PDP tidak ada, Positif Covid-19 tidak ada, dan pasien yang meninggal juga tidak ada.

Dijelaskan juga oleh Umar, Pemkab Tubaba telah mempersiapkan realokasi dan refocusing anggaran, yang pertama terkait anggaran keselamatan dan kesehatan, dimana Pemkab Tubaba telah menganggarkan sekitar Rp6 miliar yang sudah disesuaikan dengan protokol kesehatan, dan juga disesuaikan dengan petunjuk- petunjuk pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Selanjutnya, yang kedua mengalokasikan anggaran terkait dampak sosial.“Kita harapkan dengan anggaran ini dapat melakukan disiplin sosial sebagaimana harapan kita semua, anggarannya berjumlah Rp14 miliar, dan kita sebagai tambahannya telah mengajukan kepada kementerian sosial, dan ini kita gunakan untuk pemberian langsung tunai, pemberian sembako, dan lain-lain,”ungkapnya.

Kemudian yang ketiga, Tubaba juga mengalokasikan anggaran untuk pengawasan dan monitoring. Selain itu, Bupati Umar Ahmad juga  menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah setempat telah menyiapkan rencana aksi untuk mengurangi dampak sosial atau social safety net dari penyebaran virus corona. Antisipasi yang dilakukan oleh Pemkab Tubaba antara lain berupa pemberian Bantuan Langsung Tunai, pemberian bantuan sembako (non tunai), pelayanan pendaftaran penduduk secara online.

Di tingkat desa, Pemkab juga mendorong pelaksanaan Padat Karya Tunai Desa menggunakan APBDes, menyiapkan dana pada Belanja Sub Bidang Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat dan Mendesak untuk Penanggulangan Penyebaran Covid-19 di setiap Tiyuh yang bersumber dari Dana Desa/APBDes.”Pemkab juga melakukan pendataan, proyeksi dan ketersediaan cadangan pangan bulan oktober sesuai surat Mendagri Nomor 440/2627/S,”imbuhnya.

Selain mengantisipasi dampak sosial, Pemkab Tubaba juga melakukan upaya-upaya untuk mengurangi dampak ekonomi, antara lain: melaksanakan sidak pasar bersama Kepolisian untuk memantapkan kestabilan harga dan memastikan tidak adanya penimbunan bahan kebutuhan pokok; memberikan kelonggaran batas waktu tanpa dikenakan denda kepada wajib pajak dalam membayar pajaknya; melakukan pengecekan ketersediaan gabah di penggilingan padi dalam rangka penjaminan keamanan pangan terutama ketersediaan beras.

BACA JUGA:  Seleksi Tambahan Bacalon Kepalo Tiyuh, Mansyur : Yang Lulus Dapat Ditetapkan Menjadi Calon

Selanjutnya, himbauan yang ditujukan kepada para pengelola/pemilik usaha hotel/penginapan, restoran/rumah makan dan pelaku usaha wisata untuk melakukan penyemprotan desinfektan dan menyediakan tempat dan sabun untuk cuci tangan; pelayanan perizinan secara online melalui aplikasi OSS dan Si Cantik Cloud; pelayanan pengaduan masalah perizinan dan informasi melalui website kami di https://dpmpptsp.tulangbawangbaratkab.go.id; serta melakukan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran untuk Penanganan dan Penanggulangan COVID-19.

Pemkab Tubaba Siapkan Ruang Isolasi di RSUD Tubaba

Pemkab Tubaba telah menyusun rencana aksi untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satu aksi prioritas yang disiapkan adalah yang terkait dengan keselamatan dan kesehatan, antara lain telah membentuk  Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 melalui Surat Keputusan Bupati Tulang Bawang Barat No B/100/11.02HK/TUBABA/2020.

Bupati Tubaba Umar Ahmad juga menyampaikan bahwa,  rencana aksi lain yang dilakukan oleh Pemkab Tulang Bawang Barat adalah dengan mendirikan posko Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 berlokasi di RSUD Tubaba; melakukan pelacakan dan pengawasan terhadap warga yang datang dari luar daerah/ wilayah terjangkit melalui survielans puskesmas bekerjasama dengan aparat kecamatan dan tiyuh setempat, dan menyampaikan laporan secara berkala.”Lalu melaksanakan prosedur penanganan antisipasi covid-19 tingkat puskesmas dan rumah sakit sesuai dengan Standar Operasional Pelayanan (SOP),”ungkapnya..

Selain itu, disiapkan pula 1 ruangan isolasi tekanan negatif lengkap dengan APD di RSUD Tubaba dan 4 ruangan isolasi biasa sesuai arahan Dinkes Provinsi Lampung; penyemprotan desinfektan yang sudah dilakukan di jalan-jalan protokol, perkantoran, rumah ibadah, fasilitas umum, kecamatan, puskesmas, dan tiyuh; serta pembuatan Bilik Desinfektan di Kantor Pemkab Tubaba, RSUD, dan Puskesmas

Aksi lain yang dilaksanakan adalah melakukan pendataan, proyeksi dan ketersediaan alat-alat kesehatan sampai bulan oktober sesuai surat Mendagri Nomor 440/2627/S);  pengawasan terhadap orang yang pulang dari perjalanan luar negeri; membentuk Tim Gerak Cepat sesuai dengan SK Kadis Kesehatan Nomor 440/023/11/02/2020; mengeluarkan Surat Edaran Kepala Dinas Kesehatan No. 440/364/11.02/TBB/2020 agar seluruh Puskesmas melakukan rapat koordinasi dengan Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Kemudian melakukan sosialisasi baik melalui banner/brosur/leaflet maupun himbauan dengan menggunakan mobil pusling ke tiyuh-tiyuh dan pada tempat-tempat yang terkonsentrasi warga. Pemkab Tubaba juga menyiapkan anggaran untuk pembelian obat-obatan, Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) dan Reagen, belanja Alat Kesehatan Alat Pelindung Diri Lengkap, Alat Penyemprot Desinfektan Termometer Infrared, dan Alat Kesehatan Rujukan, serta dana penanggulangan wabah. (RILISKOMINFO/Ded)