Tanggap Covid-19, Jangan Heran Kalau Masuk Mesuji Ada Posko Di Setiap Desa

291
Posko gugus tugas penanganan Covid-19 desa Gedung ram Kecamatan Tanjung Raya. Foto: Misdi

Radartuba.com, MESUJI-Jangan heran,jika ke Mesuji, karena hampir di setiap desa di wilayah  Kabupaten setempat sudah ada pos penjagaan penanganan antisipasi penyebaran  Virus Corona (Covid-19).

Setiap warga yang baru datang dari daerah luar Mesuji akan di tanya dari mana dan wajib Isolasi diri selama 14 hari.Bahkan seluruh RT-RK di masing-masing desa saat ini akan melaporkan warga yang baru datang khususnya dari daerah luar Mesuji,dan semua warga yang baru pulang dari tanah rantau akan di catat dan diawasi guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Dan itu semua Sesuai dengan arahan Menteri Desa dan PDTT, setiap desa wajib membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19. Di mana Kepala Desa menjadi garda terdepan dan dibantu oleh para anggotanya.

Hal ini diperkuat dengan edaran Bupati Mesuji Nomor: 414/1380/IV.13/IV/2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa.

Di setiap desa juga diimbau untuk dibangun pos jaga gerbang desa yang akan selalu siap siaga selama 24 jam. Pos jaga ini memiliki fungsi, antara lain:

– Mendata dan memeriksa warga atau tamu yang keluar masuk desa.

– Mendata dan memeriksa warga desa yang baru datang dari rantau/luar daerah.

– Merekomendasikan warga yang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) untuk melakukan isolasi mandiri atau isolasi desa.

BACA JUGA:  Warga Register 45 Kedatangan Warga Dari Italia

– Merekomendasikan dan mengkomunikasikan warga desa yang berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dengan rumah sakit darurat/rujukan.

Pantauan di lapangan yang di lakukan Radar tuba minggu (5/4) seperti desa Gedung ram Kecamatan Tanjung Raya membuat Posko di pertigaan Selamat datang desa setempat.Menurut Rudi Sofyan kades setempat Poskonya akan dijaga selama 24 jam dengan Sistim Shif dan untuk menghindari kesalah pahaman masyrakat yang di stop relawannya akan menggunakan seragam.

“Ya kita menggunakan dana desa (DD) untuk operasionalnya meskipun DD belum cair kita gunakan dana talangan untuk membuat Posko dan Banner,”jelasnya.

Dia memgatakan bahwa warganya yang saat ini sudah pulang dari luar daerah berjumlah 50 orang baik laki-laki maupun perempuan termasuk mahasiswa dan para santri dan pelajar yang dipulangkan dan mereka berasal dari daerah yang berbeda ada yang dari Bogor,Jakarta dan Jawa.Semua warga yang sudah datang sudah kita catat dan laporkan ke Gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Mesuji.

” Seluruh aparatur desa dari tingkat RT, RK  bekerja jadi mereka selalu melaporkan jika ada warga yang baru tiba di Gedungram sudah, dan kita bersyukur masyrakat juga pro aktif dengan himbauan dari pemerintah.Semoga Pandemi ini cepat segera berakhir,”pungkasnya. (mis)