Sedikit Terkuak, Dalang Pengadaan Mesin Molen  di Mesuji

68

Radartuba.com, MESUJI-Sedikit terkuak  pengadaan barang mesin pengaduk semen atau Mixer Concentrate (molen-red) seperti melalui proses yang panjang, namun begitu belakangan di ketahui pemerintah desa yang mendapatkan anggaran belanja barang penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa(BUM-Des) Bumdes sendiri yang mengajukan ke pihak penyedia.

Anggaran pembelian Mesin Molen tersebut  tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belaja Desa(APBdes) tahun 2017 sebesar Rp. 24 juta tersebut pihak desa sendiri yang mengajukan permintaan pengiriman barang tanpa melalui kordinasi dengan pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Hal ini diungkapan Kepala Bidang Keuangan dan Aset dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(PMD) Kabupaten Mesuji Selamat yanto  pihaknya membenarkan jika ada anggaran penyertaan modal BUM-desa tahun anggaran 2017 sebesar Rp 24juta setiap desa,namun tidak semua desa di Mesuji meng-anggarkanya.

“Iya benar jika ada anggaran penyertaan modal bumdes, namun setelah anggaran itu ada di APB-des kewenangan dan hak kelola ada di pihak pemerintah desa, setelah mendapatkan pengesahan dari Badan Permusyawatan Desa(BPD),”terang Selamat, Rabu (1/4)

BACA JUGA:  Desa Berasan Makmur Komitmen Dukung Desa ODF Tahun 2020

Bahkan lanjutnya, saat pihak desa mengirimkan surat permintaan pengiriman barang, pihak dinas tidak mengetahuiya, “Surat di kirim lewat jasa pengiriman barang, dari ke Mesuji ke alamat perusahaan penyedia, yang mengirimkan  atas nama salah pegawai Bappeda saat itu, “ungkapnya.

Diketahui Pengadaan Molen di desa-desa di Kabupaten Mesuji ternyata di kordinir oleh salah satu pegawai Bapedda ada 69 desa yang membeli Molen lewat penyedia, dan terbukti ada rekaman dari salah satu masyrakat yang menelpon pihak penyedia dan mengatakan pihaknya sudah  bekerjasama dengan Inisial Y atas perintah Bupati Khamami non aktif kala itu.(mis)