Molen BUMDES Yang Bernilai Puluhan Juta  Mangkrak

191
Molen BUMDes yang dibeli dari penyedia di Kabupaten Mesuji rata-rata mangkrak. Foto: Misdi

Radartuba.com, MESUJI-Pemerintah Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji mengeluhkan mesin pengaduk semen (molen) yang di beli melalui penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) tahun anggaran 2017 senilai Rp 22 juta yang kini rusak dan tidak dapat digunakan lagi.Akhirnya mesin yang dibeli dengan nilai puluhan juta dan menjadi aset desa tersebut mangkrak.

Kepala Desa (Kades) Jaya Sakti, Joko Nugroho mengatakan, pihaknya telah berupaya menghubungi pihak penyedia barang untuk melakukan perbaikan,namun hingga saat ini pihak penyedia tidak bersedia melakukan perbaikan.

BACA JUGA:  Tiga Desa Di RjU Rawan Abrasi, Butuhkan Penanganan Cepat

“Sudah kita hubungi pak Riki (penyedia barang-red) namun hingga saat ini belum ada jawaban, padahal awalnya pihak penyedia siap melakukan perbaikan jika ditemukan kerusakan terhadap mesin, “jekas Joko kepada wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (31/3)

Diketahui sedikitnya 60 desa lebih  yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Mesuji pada tahun 2017 menggarkan penyertaan modal Bumdes melalui Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) dengan nilai  Rp 24 juta dan untuk pembelian molen yang di transfer ke penyedia sebesar 22 juta rupiah.(mis)