Khawatir Bawa Covid-19, Pj Sekda Pantau ASN  Mesuji Gunakan Group WhatsAps

71
Dari kiri Kapolres Mesuji AKBP Alim,Bupati Mesuji Saply TH,Pj Sekda Mesuji Edyson Basid. Foto: Misdi

Radartuba.com, MESUJI-Karena kesal, Bupati Mesuji me-warning Aparat Sipil Negara (ASN) yang masih bepergian ke luar kabupaten Mesuji dan akan menindak ASN nakal.

Hal tersebut berkenaan dengan Surat Edaran (SE) Bupati Mesuji yang menginstruksikan ASN bekerja dari rumah namun tidak keluar dari Kabupaten Mesuji.

Bupati Mesuji, Hi. Saply TH menyampaikan kekesalannya saat rapat bersama Gugus Tugas penanganan Covid-19 di Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Mesuji,Senin (30/3).

“Saya masih menerima laporan ASN yang masih tidak mengindahkan SE untuk tidak keluar dari kabupaten Mesuji untuk beberapa saat, hal tersebut tentu menjadi kecemasan kita terkait wabah Covid-19 yang terbawa oleh ASN sendiri ketika kembali ke Mesuji,” ungkap Saply

BACA JUGA:  Maksimal,Persiapan Kecamatan Tanjung Raya Sambut HUT RI Ke-74

Menanggapi hal itu Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mesuji, Drs. Edyson Basid Habibi, M.Si berjanji akan memantau keberadaan ASN dengan group WhatsApp yaitu dengan menerapkan absen langsung ASN dengan menyertakan share lokasi.”Jadi kita bisa pantau lokasi pasti ASN kita,” ungakap Edyson setelah menggelar penyemprotan masal se-kabupaten Mesuji, Selasa (31/3).

Edyson juga menambahkan, akan menindak tegas ASN yang masih kedapatan tidak mengindahkan hal tersebut dengan memberlakukan sanksi tegas.

“Kita akan sanksi tegas ASN yang masih bandel tersebut berdasarkan aturan yang ada, kita akan berlakukan teguran pertama hingga ketiga, jika teguran ketiga masih belum berubah, kita copot jabatannya,” tegasnya.(ngga/mis)