Keluar Masuk Warga Dipantau, Japri : Setiap Pukul 21.00 WIB, Ketua RK Wajib Laporan

98

Radartuba.com, TUMIJAJAR-Upaya Antisipasi dan Pencegahan Penyebaran Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) terus dilakukan di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Bahkan, pemerintah tiyuh juga berjibaku melakukan upaya yang sama di wilayahnya masing-masing. Selain melakukan penyemprotan desinfektan ke sejumlah titik fasilitas pemerintah dan fasilitas umum lainnya, aktivitas masyarakat juga menjadi perhatian serius pemerintah tiyuh saat ini.

Di Tiyuh Murni Jaya Kecamatan Tumijajar misalnya. Japri selaku kepala tiyuh setempat mewajibkan Kepala Suku (Ketua RK) di tiyuhnya untuk melaporkan data terakhir setiap harinya terkait aktivitas warga, terutama dalam hal pemantauan warga  yang baru datang dari luar daerah maupun sebaliknya.”Per pukul 21.00 WIB setiap harinya, laporan dari Ketua RK harus sudah saya terima,”ungkapnya saat berbincang-bincang dengan Radar Tuba, Senin (30/3/2020) siang.

Terutama bagi pendatang dari luar daerah, lanjutnya, tidak hanya harus terpantau dan terdata, namun di himbau pula untuk tidak keluar rumah atau berinteraksi dengan warga lainnya selama 14 hari, terutama mereka yang berasal dari wilayah zona merah Covid-19.”Ketika ada gejala  gangguan kesehatan atau keluhan juga kami minta segera memeriksakan diri, yang dalam ini kami juga berkoordinasi dengan pihak puskesmas bahkan mereka juga siap turun ke rumah warga tersebut,”terangnya.

“Sebenarnya perantau di tiyuh kami ini tidak banyak, dan walaupun ada mereka yang saat ini diluar daerah juga sudah kami himbau untuk tidak pulang sementara waktu ini hingga kondisi benar-benar baik. Tapi, pemantauan tetap kami lakukan dengan ketat, sebab tidak menutup kemungkinan masih ada yang tetap pulang,”tandasnya.

BACA JUGA:  Masyarakat Tumijajar Tagih Janji Bupati

Selai itu, Japri mengatakan bahwa pemantauan juga dilakukan terhadap warga yang sudah biasa keluar masuk menjalankan rutinitasnya sehari-hari, seperti pedagang yang keluar daerah, termasuk yang baru pulang mengunjungi keluarga di luar daerah.”Yang jelas kami terus berupaya. Disamping itu, kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah tanpa ada kepentingan mendesak dan berusaha menhindari keramaian. Artinya, hal ini perlu dukungan dan kesadaran dari semua warga untuk dapat bersama-sama menjaga dan membatasi diri demi terhindar dari Covid-19,”harapnya.

Tidak hanya sebatas itu, Pemerintah Tiyuh Murni Jaya juga akan melakukan penyemprotan desinfektan dalam waktu dekat dengan melibatkan leading sektor yang ada, seperti Puskesmas, Koramil, Bhabinkamtibmas, Kader Posyandu, PKK, Karang Taruna dan segenap aparatur tiyuh yang ada.”Insya Alloh serentak akan kita lakukan hari Rabu (1/4) mendatang dengan sasaran fasilitas umum, sarana ibadah, dan pusat-pusat pendidikan,”tukasnya seraya berharap semua warga terus meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). (ded)