Cegah DBD, Kakam Ringin Sari Ambil Tindakan

6

Radartuba.com, BANJAR MARGO- Tindakan nyata yang dilakukan oleh Supadi kepala kampung (Kakam) Ringin Sari untuk memerangi demam berdarah (DBD) dengan melakukan pengasapan (fogging) untuk membasmi nyamuk aedes aegypti sebagai pemicu demam berdarah dengue (DBD).

Menurut Supadi, fogging salah satu cara yang efektif untuk membunuh nyamuk yang berkeliaran hingga menyebabkan terjadinya DBD.

Fogging juga secara nyata akan mengurangi jumlah penderita DBD yang ada Di Lingkungan Kampung Ringin Sari ini, imbuhnya.

Selain melakukan fogging, Supadi juga menghimbau kepada masyarakat melalui peran Ketua RT, RK, Kader PKK, Bidan Desa, Karang Taruna untuk melakukan pemberantasan terhadap sarang yang menjadi tempat berkembangnya DBD.

“Saya juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat utamanya juga untuk melakukan pemberantasan terhadap tempat berkembang biaknya nyamuk, ucap Supadi

BACA JUGA:  Kepala Kampung Dwimulyo Bangun Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Pos Ronda

Jangan sampai sudah difogging masyarakat merasa aman. Padahal penting juga untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuknya,” kata Supadi Kepada Radar Tuba, Minggu (22/3).

Selain itu, ungkap dia, pelaksanaan fogging juga tidak bisa sembarangan. Standarnya fogging itu dilakukan dalam dua siklus selama satu minggu. Karena itu bertujuan untuk memberantas nyamuk dewasa yang baru melewati masa pertumbuhan.

“Standarnya fogging itu dua kali, kalau daerah endemis tinggi siklusnya dua minggu,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, tindakan fogging juga tidak boleh asal-asalan. Masyarakat harus melihat terlebih dulu penyebaran dari nyamuk penyebar virus DBD tersebut. “Jadi disarankan (pelaksanaan fogging itu) didukung dengan data juga,” ucapnya.

Saya berharap, dengan dilakukannya fogging ini masyarakat Kampung Ringin Sari ini bebas dari penyakit DBD,”harap Supadi. (Bud)