Manfaatkan Teknologi, Winarti Lakukan Video Conference dengan Kapuskes Dan Camat Tulang Bawang

10

Radartuba.com, TULANG BAWANG – Mudahkan komunikasi dan koordinasi dalam upaya mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 atau virus Corona di Kabupaten Tulangbawang (Tuba), Bupati Winarti memanfaatkan kemajuan teknologi dengan melakukan komunikasi jarak jauh (video conference) dengan 18 Kepala Puskesmas dan 15 camat di kabupaten setempat, Kamis (26/3/2020).

Bupati berharap semua upaya yang dilakukan dapat berjalan, bukan sekedar seremonial saja, melainkan benar-benar dilaksanakan sesuai protokol penanganan yang sudah ditetapkan dan diterapkan kepada seluruh jajaran.

Menurut dia, untuk mengantisipasi virus Corona tersebut berbagai kebijakan telah dilakukan. Diantaranya, memantau perkembangan disetiap kecamatan dan melakukan tindakan pencegahan disetiap Kampung.

Kemudian, melakukan pemantauan orang dari luar daerah yang berpotensi Covid-19 dari luar negeri, dan untuk penggunaan Dana Desa, sesuai arahan pemerintah pusat dapat dialokasikan pada pencegahan Covid-19 agar disusun seefektip, efesien dan akuntabel.

BACA JUGA:  Bupati Mesuji, Apresiasi Lomba Bercerita Tingkat Sekolah Dasar

Selanjutnya, melakukan penyemprotan disinfektan ditempat umum meliputi kantor kampung, puskesmas, pasar, tempat ibadah seperti mushola, masjid, gereja dan Pura serta melakukan pembuatan disinfektor chamber di kantor kecamatan.

Selain itu, kata Winarti juga melakukan pemantauan kesehatan pada perusahaan berupa pembuatan westafel, penyemprotan disinfektan, tes kesehatan dalam perumahan dan pemberian makanan tambahan bagi anak yatim, bekerjasama dengan Babinkabtibnas, Danramil, Polsek serta Ormas di masing-masing kecamatan untuk memaksimalkan sosialisasi pencegahan penyembaran Covid -19.

“Sementara bagi siswa TK, SD, SMP, akan diperpanjang belajar dirumah sampai dengan tanggal 30 April 2020. Untuk teknis jika ada yang mendesak akan dikoordinasikan dengan Kemendikbud,” ujarnya.

Ditambahkan Winarti, untuk mengatasi virus Corona, Pemkab Tuba telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 milliar.

“Sedangkan untuk ASN dan honorer wanita, akan diperpanjang untuk bekerja dari rumah,” pungkasnya. (rls/ogi)