Terkait Coviid-19, Ini Pesan dr. Jihan Anggota DPD RI  Untuk Pemkab Mesuji

77

Radartuba.com, MESUJI-Terkait pandemi Covid-19 (Coronavirus Disaese 19), Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung, dr. Jihan Nurlela berpesan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mesuji untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 dan lebih memperhatikan Kelengkapan Alat pelindung diri (APD) tenaga kesehatan.

Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, untuk Kabupaten Mesuji, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 terus menunjukkan perkembangan baik, jumlah ODP terdata 1 orang serta PDP 0 yang dipublikasikan di Instagram Official Pemprov Lampung pada (24/3).

Anggota Komisi III DPD RI tersebut berharap Kepada Pemda Kabupaten Mesuji terkait penurunan angka ODP tersebut tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 tersebut.

“Kita bersyukur atas penurunan angka ODP untuk beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, untuk Mesuji pun terdata ODP berjumlah 1 orang, namun kami berharap kepada Pemerintah setempat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah tersebut,” Ungkap dr. Jihan sapaan akrabnya saat dihubungi Radar Tuba melalui pesan WhatsApp (25/3).

BACA JUGA:  Ditengah Kepanikan, Warga Sri Tanjung Panen Raya

Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Mesuji harus terus mengawasi pelaksanaan sosial distansing agar segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita berharap Pemkab Mesuji terus memantau jalannya sosial distansing di masyarakat,serta Pemkab dan DPRD setempat dapat memberi contoh kepada masyarakat dengan menjalankan work from home yang seharusnya agar segera berakhirnya wabah Covid-19 ini,” ungkapnya.

Ia pun berpesan, terkait Alat Pelindung Diri (APD) untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas, agar dimaksimalkan, karena Nakes garda terdepan dan berperan besar untuk saat ini.

“Masukan dari kami, agar Pemda Mesuji bisa melengkapi APD untuk Nakes, jika tidak bisa dianggarkan di perbelanjaan daerah, bisa menggaet pihak swasta untuk pengadaannya,” pungkasnya.(ngga/mis)