Kampung Rejosari Gelar Musyawarah Penetepan APBKam Tahun 2020

11

Radartuba.com, PENAWARTAMA– Aparatur Kampung Rejosari,kecamatan Penawartama menggelar Musyawarah Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKam) Tahun Anggaran 2020, Selasa Malam (17/3).

Nano Alamsyah menjelaskan Kepada Radar Tuba, APBKam adalah instrumen penting yang sangat menentukan perwujudan tata pemerintahan yang baik dan pelaksanaan pembangunan ditingkat Kampung Rejosari ini kedepannya.

“Anggaran pendapatan dan belanja kampung merupakan sebuah dokumen publik yang sudah seharusnya disusun dan kelola berdasarkan prinsip partisipatif,transparan, dan akuntabilitas,”kata Nano .

Karena rakyatlah yang hakekat-nya sebagai pemilik anggaran. Dan mereka wajib diajak bicara dari mana, kemana dan berapa besar pendapatan kampung yang sebenarnya sambungnya.

Kemudian dengan musyawarahlah mereka diajak untuk apa uang Kampung dibelanjakan. Dan apa harapan mereka dengan dana tersebut, jelas Nano Alamsah lebih dalam.

Musyawarah penetapan APBKam tersebut diselenggarakan Di Aula Kampung Rejosari. Yang juga dihadiri oleh ketua BPK beserta anggota, Kepala Kampung beserta seluruh Aparatur Kampung baik RT maupun RW, Pendamping Desa, tutur Bano Alamsyah.

BACA JUGA:  Kampung Hargo Mulyo Kecamatan Rawajitu Selatan Tingkatkan Pembekalan Linmas

Pembahasan penetapan anggaran pendapatan dan belanja kampung tahun 2020, dipaparkan secara rinci oleh Nano Alamsyah selaku Kepala Kampung Rejosari mengenai berapa dana yang diterima tahun ini, untuk apa saja dana itu dibelanjakan, apakah sesuai dengan skala kebutuhan masyarakat sehingga dana yang dikeluarkan tepat sasaran.

Penetapan anggaran pendapatan dan belanja Kampung ini nanti akan diajukan ke kecamatan, dari kecamatan akan diverivikasi setelah itu ke tingkat kabupaten, kata Nano Alamsyah.

Di tingkat kabupaten akan dievaluasi dan di singkronkan sesuai visi misi Bupati, setelah itu baru ditetapkan sebagai APBKam, tambahnya.

Nano Alamsyah berharap ” dengan ditetapkannya anggaran pendapatan dn belanja Kampung tahun 2020 ini, semua penggunaan dana tersebut benar-benar yang diharapkan oleh semua pihak terutamanya masyrakat Kampung Rejosari, tutup Nano Alamsyah. (Bud)