Gambaran Perjuangan Tenaga Kesehatan Yang Mengabdi di Pedalaman Mesuji

121
Ini gambaran perjuangan seorang tenqga kesehatan Pipit Karmila dari desa Sungai Buaya Kecamatan Rawajitu Utara Mesuji yang jatuh dari motor saat akan menuju ke Puskesmas di daerah setempat. Foto: Misd

Radartuba.com, MESUJI-Salah satu contoh perjuangan tenaga kesehatan (Nakes) yang mengabdi di pedalaman daerah Kabupaten Mesuji saat musim hujan, jatuh dan terpater bahkan kadang motornya tidak bisa jalan sudah biasa dan mereka tetap sabar dan harus kuat menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Seperti yang dialami Pipit Karmila Nakes desa Sungai Buaya kecamatan Rawajitu Utara (RjU) Kabupaten Mesuji. Pipit  mengaku jatuh dan terpater sudah biasa saat sehabis turun hujan  karena jalanan menjadi  becek dan licin.Keadaan seperti ini bukan saja dialami oleh dia saja  tapi ratusan orang yang tinggal diwilayah tersebut juga sudah pernah dan sering mengalami hal serupa.

BACA JUGA:  Yudian Murbantaka Dilantik Sebagai Pengurus Cabang IAKMI Kabupaten Mesuji

“Ya kuat gak kuat harus dijalani karena ini bentuk pengabdian kami untuk melayani masyarakat,” kata Pipit, Minggu (22/3).

Menurutnya, jalan itu jalan yang masuk menuju Puskesmas desa Sungai Sidang Karna, jalannya licin motornya  Merajuk  minta bobo.”Jadi dia boboan di lumpur hehe untung ada dokter Jendri yang juga lewat,” terangnya.

Pipit menceritakan saat dia terjatuh ada dokter yang lewat dan sempat mengambil fotonya.”Itu yang mengambil foto dokter Jendri karena ketawa melihat saya jatuh,”pungkasnya. (mis)