Komitmen Pembangunan Karakter, 87 Guru Penggerak  & 9 Penggerak Nenemo Dikukuhkan

17

Radartuba.com, TUBABA- Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Fauzi Hasan, SE, MM mengukuhkan 9 orang Penggerak Nenemo dan 87 orang Guru Penggerak, di Aula Sekretariat Daerah, Panaragan, Kamis (12/3/2020). Mereka yang dikukuhkan tersebut akan membantu upaya Pemkab Tubaba dalam memajukan pendidikan di bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

Penggerak Nenemo dan Guru Penggerak berasal dari berbagai daerah. Mereka hadir mendedikasikan dirinya untuk ikut memajukan Kabupaten Tubaba. Mereka ditempatkan di beberapa sekolah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kepada mereka yang dikukuhkan tersebut, Wabup Fauzi Hasan berharap agar mereka dapat membantu memajukan pendidikan di Tubaba, mendidik generasi penerus dengan berbagi dari hati, belajar untuk prestasi, dan bersinergi dalam aksi.”Dedikasikan diri anda dengan ikhlas demi kemajuan kualitas pendidikan di daerah ini,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Tubaba Budiman Jaya, S.STP, M.IP berharap, kehadiran Penggerak Nenemo dan Guru Penggerak semakin memantapkan dan memperkuat upaya percepatan peningkatan kualitas serta kemajuan pendidikan di Tubaba yang bersifat nonmaterial.

BACA JUGA:  Kecamatan TbU Terapkan Pelayanan Prima

Salah satunya adalah melalui penumbuhkembangan karakter Nenemo-SSL (Nemen, Nedes, Nerimo, serta prinsip Sederhana, Setara, dan Lestari), dengan membangun karakter dan pembiasaan-pembiasaan baik bagi para pelajar di Tubaba

“Melalui pendidikan karakter, kita ingin menerapkan pembiasaan-pembiasaan baik dan konsisten yang nantinya akan menjadi salah satu karakter masyarakat Tubaba. Untuk itu kita juga menaruh harapan besar kepada Penggerak Nenemo dan Guru Penggerak untuk ikut membangun karakter pelajar di Tubaba,”singkatnya.

Dia juga meyakini, dengan pendidikan karakter secara konsisten, maka akan tumbuh generasi Tubaba sesuai yang diharapkan, yakni yang beridentitas Nemen, Nedes, Nerimo, serta memegang teguh prinsip Sederhana, Setara, dan Lestari. (rls/ded)