Rifri, LKS Tripartit Jadi Solusi Pemecah Masalah Industrial

13

Radartuba.com, MESUJI-Pengukuhan Keanggotaan LKS Tripartit di babupaten Mesuji pertama kalinya dilaksanakan pada tahun 2020 dan setelah pelantikan LKS Tripartit diharapkan mampu memecahkan persoalan-persoalan Industrial di Mesuji.

Hal tersebut dikatakan Rifriyanto Kepala dinas Tenaga Kerja dan Tramigrasi (Disnakertrans) kabupaten Mesuji pada pengukuhan LKS Tripartit, Selasa (10/3).

“Selama ini kita telah mengupayakan pengukuhan LKS Tripartit dan baru terealisasi pada tahun 2020 ini ,” ungkap Rifriyanto.

Dia menjelaskan Keanggotaan Tripartit sendiri merupakan dari unsur Pemerintah Daerah, Disnakertrans, serta serikat usaha yang diketuai oleh Bupati Mesuji.Rifri berharap dengan keberadaan LKS Tripartit ini, mampu memecahkan persoalan-persoalan terkait industrial yang tengah hangat diperbincangkan.

“Kami berharap, LKS Tripartit ini mampu menjadi solusi terkait permasalahan industrial seperti pada akhir-akhir ini, maraknya demonstrasi mengenai rancangan undang-undang (UU) Omnibus Law,” ungkapnya.

BACA JUGA:  KPU Mesuji Kebut Pendistribusian Logistik Pemilu

Rifri menambahkan Tripartit merupakan lembaga strategis, yang dapat mengurusi persoalan yang muncul dalam hubungan industrial, juga selaku forum komunikasi, konsultasi, dan musyawarah.

“Keberadaan LKS Tripartit ini merupakan lembaga yang sangat strategis. Sebab, selain mengurusi persoalan yang muncul dalam hubungan industrial, juga berperan sebagai forum komunikasi, konsultasi, dan musyawarah guna memberikan pertimbangan, saran, dan pendapat kepada Pemerintah Daerah terkait penyusunan kebijakan dan pemecahan masalah ketenagakerjaan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” imbuhnya

Ia berharap, keberadaan LKS Tripartit dapat mendorong pembangunan dunia usaha, serta produktifitas pekerja.

“Kami berarap, LKS Tripartit ini dapat mendorong pengembangan dunia usaha, sekaligus peningkatan produktivitas dan kualitas pekerja yang akhirnya membawa kesejahteraan bersama, terutama bagi pekerja,” pungkasnya.(ngga/mis)