Korban Keracunan di Mesuji Mencapai 207 Orang

71

Radartuba.com, MESUJI-Korban keracunan diduga akibat menkonsumsi nasi Tonjokan/Pujungan dari warga yang akan hajatan terus bertambah dan data terakhir warga yang mengalami keracunan sudah mencapai 207 orang.

Menanggapi hal tersebut Suyanto anggota DPRD dari partai Demokrat Dapil Way serdang mengaku prihatin dan kasian kepada yang akan mengadakan hajatan pernikahan anaknya dan menurutnya itu murni musibah,musibah untuk yang punya hajat maupun bagi orang yang di punjung atau di tonjok.

“Ya itu kalau menurut saya musibah sebab dari yang punya hajat tak ada niat membuat orang menjadi keracunan dan dia tidak meginginkan hal tersebut terjadi,” jelas Suyanto di sela-sela rapat paripurna pandangan umum fraksi DPRD atas tujuh raperda kepada Radar tuba,Senin (9/3).

Suyanto yang kebetulan dari desa Bukoposo Way Serdang mengaku kalau keluarganya juga mendapat punjungan atau tonjokan dari Supeno namun, dia juga mengaku tidak memakan nasi tonjokan tersebut.”Saya kan biasanya kalau ada tonjokan suka makan tahunya,nah kebetulan pas ada tonjokan itu saya tidak memakannya,”akunya.

Selain itu, Suyanto juga mengaku sedih dan kasian kepada keluarga Supeno yang akan merayakan pernikahan anaknya pada Rabu 11 maret mendatang.Karena menurutnya dia akan mengundang tapi kejadianya orang yang di punjung atau di tonjok mengalami keracunan.”Kita tidak tahu dari makanan apa yang menyebabkan warga keracunan dan kita juga tidak tau berapa ratus yang di punjung itu,tapi yang jelas yang di tonjok itu banyak,tapi ada juga yang tidak keracunan,”ungkapnya.

BACA JUGA:  Usulan Penerimaan CPNS Mesuji Tahun 2019 Belum Turun

Sementara itu Femi Yusapila anggota DPRD dari PDIP juga mengaku bersyukur sebab keluarganya selamat tidak ikut keracunan sebab tetangganya ada juga yang mengalami keracunan.”Ya kebetulan waktu tonjokan datang posisi kami tidak dirumah jadi tidak dapat punjungan itu,”kata Femi.

Di ketahui jumlah masyarakat yang mengalami keracunan terus bertambah.Menurut Hendrik kepala puskesmas rawat inap Bukoposo kepada wartawan mengatakan data terakhir warga yang mengalami keracunan mencapai 207 orang.

“Sampai sekarang data yang mengalami keracunan mencapai 207 orang dan kita terus mencari dan mendata berapa orang yang terduga keracunan dari nasi saudara kita Supeno yang akan melaksanakan hajatan pada 11 maret besok,”pungkasnya. (mis)