Diduga Usai Makan Nasi  Tonjokan, Puluhan Warga Keracunan Berjamaah

321

Radartuba.com, MESUJI-Akibat makan nasi tonjokan dari keluarga SP warga Register 45 yang akan mengadakan hajatan sebanyak 86 orang keracunan secara berjamaah dan sebagian menjalanai perawatan medis di Puskesmas dan klinik terdekat, Minggu (8/3).

Masyarakat yang mengalami keracunan itu bukan hanya terjadi di satu desa tetapi di beberapa desa di wilayah Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji bahkan ada juga warga yang berasal dari kecamatan Indraloka Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Informasi yang berhasil di himpun Radar Tuba saat ini yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Rawat Inap Buko Poso setidaknya ada 15 orang belum lagi yang ada di klinik dan tempat lain.Keracunan itu diduga berawal usai korban makan nasi tonjokan yang berisi nasi, tempe,tahu, daging ayam, mie instan.

Kepala Puskesmas Rawat Inap Bukoposo, kecamatan Way Serdang, Hendrik AZ membenarkan hal tersebut, pihaknya saat ini sedang menangani pasien akibat keracunan dan hal tersebut diduga akibat makan Nasi tonjokan warga yang hendak hajatan.

BACA JUGA:  Kampung Bangun Rejo Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

“Ya benar dan saat ini ada pasien yang sedang dirawat akibat keracuanan diduga akibat makan nasi tonjokan,”kata Kapuskes Bukoposo kepada Radar Tuba Minggu (8/3) malam.

Dia menjelaskan selain warga Bukoposo juga ada warga lain yang mengalami hal serupa yaitu warga Bumi Harapan dan Indraloka,Hendri juga menyebut berdasarkan laporan dari kepala desa dan Bidan yang dia dapat ada sekitar 86 orang yang mengalami keracunan.

” Gejala yang dialami pasien rata-rata sama mual dan muntah-muntah dan kejadian ini sudah kita laporkan ke dinas kesehatan dan sudah diambil sample berupa muntahan dari korban,hasilnya belum bisa kita simpulkan dari makanan apa yang bisa menyebabkan masyrakat keracuanan,”ungkapnya.

Camat Way Serdang, Anwar Pamuji juga membenarkan kejadian warga diwilayahnya yang mengalami keracunan akibat tonjokan dan saat ini pihaknya juga sedang mendata warga yang keracuanan tersebut “Benar dan informasinya keracuanan dari tonkokan warga,saya sedang suruh staf untuk mendata,”pungkasnya. (mis)