Belum Cairkan DD Tahap I, Camat Tanjung Raya Warning Kades Diwilayahnya

64

Radartuba.com, MESUJI-Camat Tanjung Raya, kabupaten Mesuji,I Komang Sutiaka mengingatkan (warning) kepala desa (Kades) di wilayahnya untuk segera mengajukan pencaiaran Dana Desa (DD) tahap I (satu) tahun 2020 ini,mengingat pada bulan Mei mendatang desa diharapkan sudah mencairkan tahap dua.

“Sampai pada awal maret ini dari 21 desa yang ada di kecamatan Tanjung Raya belum satupun desa yang  mencairkan DD tahap satu dan saya sudah sampaikan agar desa segera mengajukan pencairan,” jelas Komang, Jumat (6/3).

Namun Komang optimis pada bulan Maret ini desa-desa di wilayahnya sudah mencairkan DD tahap satu dan sudah mulai bergerak untuk merealisasikan DD tahap satu sesuai dengan rencana pembangunan sesuai dengan Perdes APBdes/RKPDes di desamya masing-masing.”Ya meski sampai awal bulan ini desa belum mencairkan DD tahap satu tapi kita optimis akhir bulan maret ini seluruh desa di Kecamatan Tanjung Raya sudah mencairkan DD tahap satu,”terangnya.

Komang menjelaskan bahwa DD dari pusat itu langsung di transfer ke desa dan pada tahun 2020 ini pencairan DD itu dibagi  tiga tahap,sama seperti tahun sebelumnya namun nominalnya yang berbeda.”DD tahap satu sebesar 40℅ DD tahap dua 40℅ dan DD tahap tiga 20℅,kebalikan dari tahun sebelumnya,”terangnya.

BACA JUGA:  174 Ha Sawah di Way Serdang Terendam Banjir

Komang menambahkan bahwa dia selaku camat meminta agar desa bisa melaksanakan realisaai DD dengan sebaik mungkin,dengan adanya DD bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

“Makanya saya juga sudah tekankan agar desa bisa merealisasikan DD sebaik mungkin dan tidak harus dilaksanakan untuk pembangunan Infrastruktur semua jadi harus lebih banyak untuk peningkatan ekonomi desa dan pemberdayaan agar DD benar-benar bisa dirasakan manfaatnya,” harapnya.

Sementara itu kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sunardi mengingatkan bagi para kades yang sudah transfer DD tahap satu agar segera melaksanakan programnya di desa.

“Jika DD sudah di transfer agar mengerjakan pekerjaan yang mudah dulu yang mudah di SPJ kan, agar cepat pengajuan tahap II, dan bagi desa-desa yg belum tahap I segera pengajuan karena April close tahap I, dan mei kita sudah proses tahap II,”pungkasnya.(mis)