Gerak Cepat Buru Pelaku, Kasubsektor Mesuji Timur Datangi Rumah Korban

36
Kasubsektor Mesuji Timur, IPTU Ramdani (tengah) saat  mendatangi kediaman Rumini korban  perampokan di Desa Muara Tenang Timur,  Kecamatan Tanjung Raya, didampingi Bhabinkamtibmas Desa setempat,  Briptu Erwanto, Senin (2/3). Foto: Misdi

Radartuba.com, MESUJI-Bergerak cepat memburu pelaku, Kasubsektor Mesuji Timur, IPTU Ramdani langsung mendatangi kediaman korban perampokan di Desa Muara Tenang Timur,  Kecamatan Tanjung Raya, didampingi Bhabinkamtibmas Desa setempat, Briptu Erwanto, Senin (2/3).

Hal itu dilakukan untuk menggali informasi sedalam-dalamnya terkait kronologis peristiwa perampokkan yang dialami korban serta menanyakan ciri-ciri pelaku kepada korban guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. 

Kasubsektor Mesuji IPTU Ramdani, mendampingi Kasat Reskrim AKP Denis Arya Putra dan Kapolres Mesuji AKBP Alim mengatakan, pihaknya berupaya secepatnya memburu para pelaku kejahatan tersebut. Mengingat peristiwa semacam ini sudah tiga kali terjadi di wilayah hukum Polres Mesuji yang dibawahi Polsek Tanjung Raya dan Polsubsektor Mesuji Timur.

“Kita berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini, sekaligus menangkap para pelaku. Sebab, sudah sangat meresahkan masyarakat, saya berharap kepada masyarakat agar segera melapor apabila melihat, mengetahui atau menjadi korban tindak kejahatan,”kata Ramdani. 

Perampokan kembali terjadi di depan kuburan Margojadi Kecamatan Mesuji Timur sekira pukul 06.30 Wib.Korban bernama Rumini (43) Warga desa Muara Tenang Timur Kecamatan Tanjung Raya senin (2/3).

Atas kejadian tersebut Rumini harus merelakan tas berisi uang sebesar 30 juta rupiah dan perhiasan berupa emas 30,5 gram senilai 20 juta yang di bawa oleh pelaku. Pelaku berjumlah dua orang dan memakai topeng.

BACA JUGA:  Rumah Warga Hangus Terbakar, Warga Sesalkan Kinerja Damkar Tubaba

Kejadian berawal saat Rumini beserta Supirnya Gumbik (38) dan orang tua Rumini yang bernama Bariyah (65) seperti biasa  melakukan rutinitas Belanja Ke pasar Kawasan Terpadu Mandiri(KTM) di kecamatan Mesuji Timur.

Namun lanjut Rumini  saat melintas di jalan utama Margo jadi Muara Tenang  mobilnya  L300 BE. 9876 LI di Pepet motor Supra x yang di ketahui menurut korban membawa senjata api (senpi) yang berjumlah dua orang dan langsung menyuruh sopir menghentikan kendaraan yang di kendarainya.

“Karena takut, dan jalan masih sepi ahirnya sopir saya berhenti, dan saat itu lah pelaku meminta paksa tas saya yang berisi uang tunai sebesar Rp 30 juta,dan perhiasan emas “terangnya.

Diketahui, sebelumnya aksi perampokan juga terjadi di Desa Muara Tenang, Kecamatan Tanjung Raya yang menimpa seorang pengusaha minyak atas nama M. Bilal (42) yang harus mengalami kerugian sebesar Rp.15.000.000 rupiah pada Senin (10/2) sekitar pukul 04.20 Wib. 

Pelaku perampokkan yang diperkirakan berjumlah dua orang menyatroni rumah korban dengan membawa senjata api rakitan (Senpira). Modus operandinya, pelaku mematikan meteran listrik di rumah korban,  saat korban keluar rumah pelaku langsung menodongkan senpira dan menggasak uang korban kemudian melarikan diri.(mis)