Hadapi Pilkati Serentak, Kesbangpol Tingkatkan Kewaspadaan Dini

30

Marwazi : Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Radartuba.com, TUBABA-Menghadapi agenda Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) serentak di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tahun 2020 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba melalui Badan Kesatuan bangsa dan Politik Daerah (Kesbangpol) setempat akan berupaya meningkatkan deteksi dini terhadap gejolak sosial yang berpotensi dapat terjadi ditengah-tengah masyarakat. Hal itu guna mengantisipasi dan mencegah terjadinya konflik sosial yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tubaba, A. Marwazi, SE, MH, mengatakan, dalam rangka menyambut pesta demokrasi di tingkat tiyuh tersebut, pihaknya menilai kewaspadaan dini masyarakat perlu ditingkatkan, sebab beberapa isu sosial kemungkinan dapat timbul menjelang pilkati tersebut.”Kondisi seperti ini rawan konflik dan terjadinya gesekan antar kelompok, karena latar belakang dan kepentingan yang berbeda. Untuk itu perlu peningkatan kewaspadaan dini,”ungkapnya saat berbincang-bincang dengan Radar Tuba baru-baru ini.

Menurutnya, kewaspadaan dini perlu dilakukan sebagai langkah mencegah dan meminimalisir kemungkinan terjadinya konflik yang berkaitan dengan pilkati.”Artinya, sebelum berbagai persoalan terjadi di masyarakat, kita berupaya mewaspadainya dalam rangka pencegahan dini. Mengingat, konflik sosial dapat dicegah dengan deteksi dini dan pendekatan persuasif aparat terkait kepada masyarakat. Dalam hal ini kita tentunya akan berupaya berkoordinasi dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak,”ujarnya.

Marwazi juga menegaskan, komunikasi dan koordinasi secara aktif menjadi salah satu langkah dalam mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Dengan komunikasi dan deteksi dini di masyarakat, lanjutnya, diharapkan bisa mencegah berbagai kemungkinan terjadinya konflik sosial.”Tapi kita juga bersyukur, hingga saat ini tidak terjadi konflik apalagi sampai benturan terbuka (fisik). Hal ini tentunya tak lepas dari tingginya kesadaran masyarakat di Tubaba akan pentingnya mewujudkan kondusifitas wilayah. Kedepannya pun, kami juga akan terus mengoptimalkan pengawasan dan koordinasi lintas sektor. Kami juga berharap dukungan penuh dari seluruh unsur masyarakat,”tandasnya.

Dia menambahkan, menjelang pilkati serentak tahun 2020 ini, seluruh elemen masyarakat mempunyai tanggung jawab dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat pun akan menjadi nyaman dalam keikutsertaannya menyukseskan penyelenggaraan pilkati.”Dalam hal ini, kami juga tentunya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan informasi dan berita-berita yang belum jelas kebenarannya. Jika ditemukan sesuatu mencurigakan yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat, masyarakat juga diharapkan dapat berkomunikasi aktif dengan aparat setempat,”pungkasnya.

BACA JUGA:  Lindungi Buruh dan Kelangsungan Usaha, Perusahaan Diminta Lakukan Pencegahan Penyebaran Covid-19

Sebelumnya, Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Setdakab Tubaba Mansyur Ys, SE, MM juga memastikan bahwa pelaksanaan pemungutan suara pilkati serentak pada tanggal 19 Mei mendatang akan dikawal ketat oleh aparat keamanan dari Polres Tubaba dan TNI Kodim 0412 Lampung Utara. Pengamanan ini dimaksudkan agar pilkati berlangsung kondusif dan damai, serta guna memastikan tidak terjadi konflik dalam pesta demokrasi ditingkat tiyuh tersebut.

“Upaya pengamanan dalam pilkati dilakukan guna memberikan rasa aman kepada para penyelenggara dan peserta Pilkati serentak, serta menjamin masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya. Untuk itu, kita melibatkan aparat kepolisian dan TNI agar pilkati berjalan lancar, kondusif, dan sukses,”ungkapnya saat dihubungi Radar Tuba melalui telepon beberapa waktu lalu.

Diakuinya, tensi politik di tiyuh berpotensi cukup tinggi, mengingat cakupan wilayahnya yang juga kecil sehingga suasana pun berbeda dengan sebuah pilkada. Namun dalam hal ini, Panitia Kabupaten mengingatkan kepada semua pihak khususnya masing-masing calon kepala tiyuh untuk tidak melakukan kampanye hitam atau terselubung, lebih lagi politik uang dalam pelaksanaan pilkati tersebut.

Selain itu, Mansyur juga menghimbau agar panitia pilkati tetap menjaga netralitas dalam penyelenggaraan pilkati tersebut dan tetap berpedoman pada Perbup Nomor 4 tahun 2018 tentang Pemilihan Kepala Tiyuh di Kabupaten Tubaba. Diketahui, pilkati serentak tahun ini tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Tulang Bawang Tengah dilaksanakan oleh Tiyuh Panaragan, Penumangan Baru, dan Mulya Kencana. Kemudian Tiyuh Gunung Katun Tanjungan di Kecamatan Tulang Bawang Udik dan Tiyuh Bangun Jaya Kecamatan Gunung Agung. (ded)