Banyak Sekolah di Mesuji Belum Dilengkapi ZOSS

25

Radartuba.com, MESUJI-Untuk merealisasikan kabupaten Mesuji sebagai Kota Layak Anak (KLA) perlu menyelesaikan beberapa Pekerjaan Rumah (PR) yang belum dikerjakan, oleh dinas terkait salah satu PR yang belum dilengkapinya Zona Selamat Sekolah (ZOSS) untuk ruas jalan yang berbatasan langsung dengan gerbang sekolah.

ZOSS tersebut merupakan upaya untuk menekan kecelakaan dilingkungan sekolah yang berbatasan langsung dengan jalan yang memiliki aktifitas keluar masuk siswa pada saat datang dan pulang sekolah, hingga kini Kabupaten Mesuji belum memiliki baik di jalan Provinsi maupun Jalan Kabupaten.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Sri Fuji Harianti mengungkapkan, ZOSS merupakan salah satu komponen yang perlu ada untuk syarat KLA.

“Ada beberapa komponen sebagai syarat KLA, salah satunya ZoSS, itu belum ada di sepanjang jalan yang bersentuhan langsung dengan aktifitas sekolah, contohnya di jalan ZA. Pagar Alam saja, disana terdapat sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA yang berada di pinggir jalan raya, namun sayangnya tidak dilengkapi dengan ZoSS,” ungkapnya (20/2).

BACA JUGA:  SMA di Tubaba Siap Gelar UNBK, Ketua MKKS : 1.517 Peserta Sudah Terdaftar Dalam DNT BSNP

Ia menambahkan, terus berupaya berkoordinasi dengan dinas terkait dalam mendukung terealisasinya KLA berdasarkan program Pemerintah Provinsi.

“Ya KLA ini tugas bersama, tugas kami untuk terus mengingatkan tugas setiap OPD terkait, salah satunya tentang ZoSS ini, kita berharap segera dijalankan untuk keberhasilan kerja keras kita ini” tambahnya.

Saat dikonfirmasi, senin (24/02) Kepala Bidang (Kabid) Teknik Sarana Prasarana (TSP) Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishub Kominfo) Kabupaten Mesuji, Endar Pradesya, S.IP, membenarkan hal tersebut, ia mengungkapkan telah mengajukan pengadaan ZOSS kepada Dishub Provinsi namun belum ada tanggapan.

“Untuk ZOSS, kewenangan di jalan Provinsi itu dilaksanakan oleh Dishub Provinsi, kita sudah coba koordinasikan namun belum ada tanggapan, namun akan kita upayakan kembali,” tandasnya (cw1/mis)