Intensitas Hujan Meningkat, Camat Ingatkan Warga Waspada Banjir dan Jaga Kebersihan Lingkungan

38

Radartuba.com, TUBATENGAH- Warga masyarakat di Kecamatan Tulang Bawang Tengah (Tuba Tengah) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) khususnya di 4 (empat) tiyuh tua yang ada di wilayah setempat dihimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati. Hal ini menyusul semakin tingginya debit air sungai Way Kiri, sebab dikhawatirkan hal itu dapat menyebabkan banjir di daerah bantaran sungai. Keempat tiyuh tersebut yakni Panaragan, Bandar Dewa, Menggala Mas, dan Penumangan.

Camat Tuba Tengah, Achmad Nazaruddin, S.IP, M.IP mengatakan, keempat tiyuh tersebut memang rawan banjir setiap tahunnya, mengingat lokasinya dilalui aliran sungai Way Kiri. Apalagi menurutnya, intensitas dan curah hujan saat ini semakin meningkat, sehingga masyarakat harus lebih waspada menghadapi kondisi ini. Tidak hanya tiyuh yang dilalui aliran Sungai Way Kiri, namun tiyuh- tiyuh lainnya terutama yang dilalui aliran sungai juga perlu waspada.

”Kami sudah memantau titik-titik banjir di kecamatan ini. Kami berharap warga khususnya yang rumahnya berdekatan dengan sungai dapat lebih waspada dan berhati-hati, karena luapan air ini tidak bisa kita duga-duga, tiba-tiba bisa saja meluap,”ungkapnya kepada Radar Tuba seusai meninjau luapan sungai di Tiyuh Candra Jaya, Rabu (13/2/2020) pagi.

Kepada aparatur tiyuh, pihaknya juga menghimbau agar selalu berkoordinasi dengan aparat kecamatan. Informasi apapun terkait banjir segera dilaporkan.”Kami pun juga akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya. Kami akan selalu memantau kondisi dilapangan. Tentunya kita juga berharap banjir tidak berkepanjangan di wilayah kita ini,“ulasnya.

BACA JUGA:  HUT KORPRI, Sekda Ingatkan Disiplin Pegawai

Camat juga menghimbau dan mengingatkan masyarakat di kecamatan setempat untuk selalu menjaga kebersihan, salah satunya dengan membersihkan drainase atau saluran air di lingkungannya masing-masing. Selain untuk mengantisipasi agar banjir tidak meluas pentingnya membersihkan saluran air tersebut adalah untuk mencegah berkembang biaknya bibit-bibit penyakit pada genangan air.

Menurutnya, selain kondisi saat ini, pasca banjir nantinya juga perlu di antisipasi, sebab yang sangat dikhawatirkan adalah penyakit, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Diare, gatal-gatal, dan jenis penyakit lainnya.“Kami sudah mengingatkan ini kepada masing-masing kepala tiyuh, jadi kami berharap mereka bisa menggerakkan warganya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan terutama saluran air agar tidak terjadi genangan air yang berkepanjangan,”terangnya.

Nazar menegaskan, dalam menjaga kondisi lingkungan yang sehat di kecamatan setempat, setiap warga harus ikut berperan aktif, sebab kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak-pihak tertentu saja melainkan seluruh elemen masyarakat bersama-sama harus terus berupaya dalam menciptakan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat.”Harapan kita kedepan dengan terciptanya kebersihan lingkungan tersebut adalah kesehatan masyarakat khususnya di kecamatan ini juga dapat terjaga,”pungkasnya.(ded)