Aparatur Kampung Trijaya Dukung Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting

10

Radartuba.com, PENAWARTAMA -Pemerintah Kampung Trijaya setempat mengadakan kegiatan sosialisasi rembuk stunting dalam rangka pencegahan
stunting.

Rembuk stunting dibuka langsung oleh Kepala Kampung Trijaya Sani Arifin yang dilaksanakan Di Aula Balai Kampung Trijaya Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang, Jum’at(31/1).

Rembuk stunting ini dihadiri oleh Camat Penawartama Sopiyanto,S.H.,M.H. Kepala Puskesmas Sidoharjo Erna Kumala Hasan, S.Km., Kapolsek Penawartama Iptu Irawan,Pendamping Lokal Desa M.Ali Mustofa,S.Pd.,Babinkamtibmas Briptu Beny,Babinsa Koptu Junaidi,Bidan Desa Hesti Yustikasari serta kader-kader posyandu se-Kampung Trijaya, jelas Sani Arifin Kepada Radar Tuba saat dimintai keterangan.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang pada anak balita, akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Secara fisik, kondisi stunting dapat dilihat dari pertumbuhan tinggi badan per umur yang tidak sesuai dengan standar pertumbuhan yang seharusnya, lanjutnya.

BACA JUGA:  Partisipasi Kakam Purwajaya Pada Pembangunan Masjid Istiqlal

Ucap Sani Arifin “Akibat terburuknya adalah perkembangan dan pertumbuhan otak anak, sehingga kecerdasan anak tidak maksimal yang tentu saja akan menimbulkan masalah secara sosial yang bisa memengaruhi masa depan serta produktifitas anak tersebut.

Sani Arifin juga menuturkan bahwa “Ada beberapa cara yang akan dilakukan Pemerintah Kampung Trijaya dalam pencegahan Stunting.
Salah satunya berkolaborasi dengan bidan Desa dan memberikan anggaran untuk penambahan gizi bagi ibu hamil dan balita.

Selain itu, Pemerintah Kampung Trijaya, Bidan Desa dan seluruh kader posyandu sepakat akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang sebab akibat dan bahaya Stunting, kata Sani Rifin.

Semoga setelah ini, sejalan dengan waktu Kampung Trijaya menuju Kampung Sehat dan bebas Stunting, harap Sani Arifin.(Bud)