Siltap Aparatur Tiyuh Setara PNS Golongan II/a, ADD Naik Signifikan

64

Radartuba.com, TUBABA- Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Bawang Barat (Tubaba) menyiapkan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp44,7 miliar dalam APBD 2020 yang dialokasikan untuk Penghasilan Tetap (Siltap) aparatur tiyuh, dan insentif atau tunjangan bagi unsur kelembagaan tiyuh lainnya. Besaran anggaran tersebut mengalami kenaikan yang sangat signifikan, mengingat di tahun-tahun sebelumnya Pemkab Tubaba hanya perlu menyiapkan anggaran dikisaran Rp18 miliar. 

Namun hal tersebut wajib dilakukan, mengingat Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa mengamanatkan bahwa besaran siltap aparatur tiyuh setara dengan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan II/a.

“Itu pun dalam penetapannya sudah kita ambil standar minimal mengingat kemampuan anggaran daerah yang masih terbatas,”ungkap Kabid Pemberdayaan Pemerintahan Tiyuh mendampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Kabupaten Tubaba Miral Hayadi, A.PI, M.Si, saat dikonfirmasi radartuba.com melalui telepon, Rabu (29/1/2020) siang.

BACA JUGA:  Dongkrak Kinerja PNS, Pemkab Tubaba Mulai Terapkan Aplikasi E-Kinerja

Secara rinci Iwan menjelaskan, untuk besaran siltap kepalo tiyuh sebesar Rp2.589.640/bulan, sekretaris tiyuh Rp2.337.420/bulan, Kepala Urusan (Kaur) sebesar Rp2.110.200/bulan, Kepala Suku (RK) sebesar Rp2.090.200, dan Kepala Seksi (Kasi) sebesar Rp2.085.200/bulan.

“Ketetapan tersebut berlaku terhitung mulai Januari 2020 ini. Tidak hanya bagi tiyuh definitif, namun berlaku juga untuk 7 (tujuh) tiyuh persiapan yang ada di kabupaten ini. Besaran penghasilan aparatur tiyuh itu didalamnya meliputi Siltap, tunjangan dan iuran BPJS Ketenagakerjaan,”ujarnya.

Sementara untuk Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) dan RT juga sudah ditetapkan, berupa insentif atau tunjangan. Yakni, untuk ketua BPT sebesar Rp750 ribu/bulan, wakil ketua sebesar Rp600 ribu/bulan, sekretaris sebesar Rp457 ribu/bulan, dan anggota sebesar Rp350 ribu/bulan. Sedangkan tunjangan RT sebesar Rp300 ribu/bulan.”Untuk BPT dan RT bukan siltap, tapi hanya tunjangan saja,”tutupnya. (ded)