Program Pembangunan Pro rakyat Di Mesuji Tetap Berjalan Beriringan

19
Program pro rakyat Pemkab Mesuji tetap berjalan dan beriringan dengan program pembangunan lainnya. Foto Mis

Radartuba.com, MESUJI-Dalam rangka menyambut MTQ tingkat Provinsi tahun 2021,Pada tahun anggaran 2020 pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mesuji menganggarkan Pembangunan Masjid Agung Dan Kawasan Wisata Religi sebagai bukti keseriusan Bupati mesuji untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi.
Namun Plt. Bupati Mesuji Hi Saply TH juga tidak mengesampingkan program program pro-Rakyat lainnya, ini terbukti dari kegiatan Baperlahu masih ada walaupun anggaran APBD turun dari tahun tahun sebelumnya.
Hal tersebut dikatakan Kepala bidang (Kabid) perumahan Dinas Perkim Kabupaten Mesuji Iwan Julisman diruang kerjanya,Senin (27/1).
Iwan Julisman menjelaskan bahwa bahwa pada tahun anggaran (Ta) 2020 program pro Rakyat antara lain dari dana APBD sebesar Rp. 1.504.000.000,- untuk 47 Penerima bantuan,kemudian dana yang bersumber dari APBN sebesar Rp 3.500.000.000,- untuk 200 penerima bantuan,dan dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 2.940.000.000,- untuk 110 penerima bantuan.
“Yang perlu diketahui bantuan perumahan swadaya tidak semata mata bersumber dari APBD kabupaten Mesuji.
Sebagai bukti komitmen Bupati Mesuji masih menjalankan program-program pro rakyat,”jelasnya.
Iwan juga mengaku telah mengirimkan surat audiensi kepada Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Republik Indonesia dengan nomor surat 005/276/IV.17/MSJ/2020 tanggal 21 Januari 2020 perihal Audiensi terkait bantuan perumahan Swadaya, Bantuan Rumah Khusus dan Bantuan Rumah Susun Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.
“Tujuan surat itu dikirim dengan harapan bupati dapat menyerahkan langsung proposal Program bantuan Perumahan swadaya kepada Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR,” imbuhnya
Terpisah Sugih Wibowo Kepala Bidang (Kabid) Kawasan dan permukiman Dinas Perkim Kabupaten Mesuji mengatakan kegiatan pembangunan Masjid Agung Dan Kawasan Wisata Religi adalah tindaklanjut dari hasil perencanaan APBD-P TA.2019 serta dalam rangka persiapan MTQ tingkat Provinsi tahun 2021.
Sugih juga menambahkan Pemkab Mesuji masih pro rakyat ini bisa dilihat dari mekanisme penganggaran pembangunan Masjid Agung dan kawasan wisata religi menggunakan mekanisme Multiyear selama 3 tahun.
“Ya hal ini telah disepakati oleh Bupati dan DPRD Kabupaten mesuji melalui MoU bersama pada tahun 2019, sehingga tidak mengganggu penganggaran dan program kegiatan pembangunan lainnya,” tandasnya.(mis)