Buruh Mesuji Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law ‘Cilaka’

11
Aksi buruh di kabupaten Mesuji saat melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja 'Cilaka'.Foto Misdi

Radartuba,.com, MESUJI-Aksi buruh dalam menolak Rancangan Undang-Uundang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) berlanjut.Kali ini giliran buruh diwilayah Kabupaten Mesuji yang menggelar aksi.
Sekitar 300-400 buruh dari sejumlah perusahaan yang ada dikabupaten Mesuji menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Pemkab Mesuji,Desa Wiralaga Mulya Kecamatan Mesuji,Selasa (28/1).
Aksi tersebut untuk menolak (RUU) Omnibus Law ‘Cilaka’. Yang dinilai ada beberapa poin yang bakal merugikan kaum buruh seperti perumusan clauster ketenagakerjaan yang tidak melibatkan kaum buruh, mereka juga menolak kenaikan iuran BPJS.
Pantauan dilapangan masa yang tiba sekitar pukul 10.00 WIB langsung menggelar orasi didepan Gedung Pemkab Mesuji dengan pengawalan personel TNI/Polri dan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.
“Hari ini kami menggelar aksi untuk menolak (RUU) Omnibus Law ‘Cilaka’. Yang kami nilai ada beberapa poin yang ketenagakerjaan yang tidak melibatkan kaum buruh, kami juga minta dipertimbangkan kembali kenaikan iuran BPJS,”ujar Koordinator Daerah Federasi Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan, Pertanian, dan Perkebunan (Hukatan KSBSI) Ponijan, kepada wartawan.
Selain itu poin lain yang dituntut oleh buruh yaitu terkait perhitungan pesangon yang dihilangkan, sistem penerimaan kerja dengan sistem kontrak,menolak kenaikan BPJS,dan menuntut dihapuskannya diskriminasi serikat di tempat kerja.
“Melalui kesempatan ini kami meminta kepada Pemkab Mesuji untuk menyampaikan aspirasi kami kepada pemerintah pusat tentang Omnibus law cipta lapangan kerja ini,” kata Ponijan.
Sementara itu, pemerintah Kabupaten Mesuji menerima aspirasi yang menjadi tuntutan massa buruh dalam aksi demonstrasi menolak omnibus law cipta lapangan kerja.
“Kami menerima aspirasi dari pada buruh dan akan menyampaikan tuntutan dan aspirasi para buruh kepada pemerintah pusat,”jelas Rifri kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Mesuji kepada para Perwakilan massa yang di pertemukan dengan Plt Bupati Sekda dan para Asiten diruang sekda.(mis)