Program Pembangunan Pro Rakyat Tetap Berjalan Beriringan

145
Penyerahan Baperlahu dari pemkab Mesuji ke masyarakat. Foto Misdi

Radartuba.com, MESUJI–Dalam rangka menyambut MTQ tingkat Provinsi tahun 2021, Pada tahun anggaran 2020 pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mesuji menganggarkan Pembangunan Masjid Agung Dan Kawasan Wisata Religi sebagai bukti  Keseriusan Bupati mesuji untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Lampung.

Namun Plt Bupati Mesuji  Hi Saply TH juga  tidak mengesampingkan program program pro Rakyat lainnya, ini terbukti dari kegiatan Baperlahu masih ada walaupun anggaran APBD turun dari tahun tahun sebelumnya.

Hal tersebut dikatakan  Kepala bidang (Kabid) perumahan Dinas Perkim Kabupaten Mesuji Iwan Julisman diruang kerjanya Senin (27/01).

Iwan Julisman menjelaskan  bahwa bahwa pada tahun anggaran 2020 program pro Rakyat antara lain dari dana APBD sebesar Rp. 1.504.000.000,- untuk 47 Penerima bantuan, kemudian dana yang bersumber dari APBN sebesar Rp 3.500.000.000,- untuk 200 penerima bantuan, dan dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 2.940.000.000,- untuk 110 penerima bantuan.

 “Yang perlu di ketahui  bantuan perumahan swadaya tidak semata mata bersumber dari APBD kabupaten Mesuji. 

Sebagai bukti komitmen Bupati Mesuji masih menjalankan  program program pro rakyat,”jelasnya.

BACA JUGA:  Hanya 63% Masyarakat Mesuji Yang Ikut BPJS Kesehatan

 Iwan juga mengaku telah mengirimkan surat audiensi kepada Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Republik Indonesia dengan nomor surat 005/276/IV.17/MSJ/2020 tanggal 21 Januari 2020 perihal Audiensi terkait bantuan perumahan Swadaya, Bantuan Rumah Khusus dan Bantuan Rumah Susun Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. 

“Tujuan surat itu dikirim dengan harapan bupati dapat menyerahkan langsung proposal Program bantuan Perumahan swadaya kepada Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR,” imbuhnya

Terpisah Sugih Wibowo Kepala Bidang (Kabid) Kawasan dan permukiman Dinas Perkim Kabupaten Mesuji mengatakan kegiatan pembangunan Masjid Agung Dan Kawasan Wisata Religi adalah tindaklanjut dari hasil perencanaan APBD-P TA.2019 serta dalam rangka persiapan MTQ tingkat Provinsi tahun 2021.

Sugih juga menambahkan Pemkab Mesuji masih pro rakyat ini bisa dilihat dari mekanisme penganggaran pembangunan Masjid Agung dan kawasan wisata religi menggunakan mekanisme Multiyear selama 3 tahun. 

“Ya  hal ini telah disepakati oleh Bupati  dan DPRD Kabupaten mesuji melalui MoU bersama pada tahun 2019, sehingga tidak mengganggu penganggaran dan program  kegiatan pembangunan lainnya,” tandasnya.(mis)