Terkait Pungutan, Pihak RSUD RBC Mengaku Sudah Klarifikasi

112

Radartuba.com, MESUJI–Terkait pungutan oleh oknum dokter Rumah Sakit  Umum Daerah (RSUD) Ragab Begawe Caram (RBC) kabupaten Mesuji, pihak rumah sakit buka suara dan permasalahan tersebut sudah di klarifikasi baik dengan Dokter spesialis, pasien BPJS maupun dengan komisi III DPRD kabupaten Mesuji melalui hearing yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Mesuji, Rabu (15/1).

Direktur RSUD RBC dr. Hotmaida Verawati. S juga menjelaskan, kejadian tersebut merupakan miskomunikasi.

Menurut dia  kronologis kejadiannya bahwa ketika pasien tersebut hendak melaksanakan operasi pemasangan Jaring Mesh Hernia yang ditangani oleh dokter spesialis bedah Rumah Sakit tersebut.

 “Berdasarkan pengalaman dari dokter bersangkutan, menyarankan kepada pasien untuk menggunakan Mesh dengan kualitas lebih baik namun diluar katalog yang disediakan rumah sakit, jadi sebelumnya sudah ada kesepakatan di atas materai, terkait pungutan liar tersebut sebenarnya hanya mis komunikasi, itu juga telah kita sampaikan kepada komisi III ” jelas Hoti panggilan akrab Hotmaida .

Ia juga menjelaskan, usai hearing pihaknya menerbitkan edaran tegas kepada seluruh dokter untuk tidak melakukan pembayaran secara langsung, namun berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP)  yang ada yaitu pembayaran dilakukan melalui kasir.

BACA JUGA:  Nuansa Panas Pemilu 2019, Mulai Terasa di Mesuji

“Usai haring, kita evaluasi secara keseluruhan, kita terbitkan edaran untuk pembayaran satu pintu yaitu di kasir, serta kita  sampaikan kepada seluruh dokter spesialis untuk menggunakan fasilitas kesehatan yang ada,”terangnya.

Sementara itu Saat dihubungi, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Mesuji, Yanuar Fitriyan berkomentar bahwa hal tersebut saat ini sudah diklarifikasi.

“Ya soal ini kita juga mendampingi pihak RSUD saat hering dengan komisi III DPRD, Dinas Kesehatan hanya melakukan monitoring dan pengawasan, selebihnya pembinaan, jika sudah diselesaikan dengan baik dan menemui titik temu, kenapa kita perpanjang,” jelas Yanuar. (cw1/mis)